Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pihaknya sangat serius untuk menutup celah kebocoran penerimaan negara. Dimana salah satu caranya dengan melakukan bersih-bersih di jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Purbaya memastikan akan mulai melakukan operasi bersih-bersih itu, dengan merumahkan para pejabat di Bea Cukai dan Pajak mulai Rabu, 28 Januari 2026.
"Bea cukai akan saya kasih kejutan agak drastis mungkin beberapa hari lagi, besok kali ya. Jadi saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen, di sekeliling Dirjen saya tukar semuanya," kata Purbaya di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Bahkan, Purbaya mengatakan bahwa dalam operasi bersih-bersih itu, setidaknya akan ada beberapa pejabat Bea Cukai di pelabuhan besar yang akan dirumahkan atau dicopot dari jabatannya.
"Seluruh Kepala pelabuhan Kakanwil yang mengawasi pelabuhan, akan saya ganti semua, sebagian saya rumahin yang besar-besar," ujarnya.
Tak hanya itu, Purbaya juga mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan pesan untuk jajarannya di Bea Cukai dan Pajak, supaya bekerja dengan lebih serius ke depan.
"Bea cukai ini orangnya pinter-pinter Kalau dipaksa ya. Saya suruh buat AI program untuk deteksi under invoicing, dua minggu selesai,jJadi kita punya harapan. Tapi perlu shock therapy supaya mereka kerja lebih keras," kata Purbaya.
"Pajak juga sama kita perbaiki dalam waktu dua minggu ke depan," ujarnya.



