Orangtua Korban Bullying di Sekolah Kelapa Gading Keberatan Putusan Banding Disdik

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Orangtua korban dugaan perundungan (bullying) di Penabur Intercultural School, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyatakan keberatan atas putusan banding yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Keberatan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Orangtua Korban Bullying, Rouli Rajagukguk, dalam rapat yang digelar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebagai tindak lanjut atas putusan banding yang mengabulkan permohonan pihak terduga pelaku berinisial EJH.

“Putusan banding yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta yang mengabulkan permohonan banding ‘EJH’ atas SK Kepala Sekolah tanggal 8 Desember 2025 yang telah mengembalikan ‘EJH’ ke orang tuanya/memindahkan ‘EJH’ ke satuan pendidikan lain,” kata Rouli dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).

Rouli menjelaskan, Surat Keputusan (SK) tertanggal 8 Desember 2025 tersebut merupakan SK kedua yang diterbitkan pihak sekolah. Sebelumnya, pada September 2025, sekolah juga sempat mengeluarkan SK terhadap EJH.

Namun, saat itu orangtua EJH mengajukan keberatan ke Kemendikdasmen. Rouli menyebut Kemendikdasmen kemudian meminta pihak sekolah memperbaiki proses penanganan, yang berujung pada terbitnya SK kedua.

“Namun anehnya, pihak ‘EJH’ kali ini mengajukan banding ke Dinas, bukan ke KEMENDIKDASMEN seperti SK ke-1 itu,” jelasnya.

Baca juga: Dugaan Bullying Mencuat, Karangan Bunga Berjejer di Depan Sekolah Kelapa Gading

Proses Banding Dinilai Terlalu Cepat

Menurut Rouli, keberatan orangtua korban juga berkaitan dengan proses banding yang dinilai berlangsung sangat cepat.

Permohonan banding diajukan pada Kamis, 18 Desember 2025, sementara putusan banding ditandatangani pada Selasa, 23 Desember 2025.

“Artinya hanya ada dua hari kerja efektif untuk memproses permohonan banding tersebut. Hanya dua hari kerja saja, express atau kilat sekali prosesnya,” ungkap Rouli.

Di sisi lain, pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Yayasan Penabur menolak memberikan keterangan saat dihampiri Kompas.com setelah pertemuan tersebut selesai.

Baca juga: Sudindik Jaktim Dalami Dugaan Pelecehan dan Perundungan Anak Influencer

Kasus Bullying Mencuat ke Publik

Untuk diketahui, isu dugaan kasus perundungan di salah satu sekolah swasta di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebelumnya mencuat ke publik.

Hal itu dipicu oleh munculnya sejumlah karangan bunga yang berjejer di depan sekolah tersebut, berisi pesan penolakan terhadap praktik bullying.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno G.S membenarkan adanya laporan terkait dugaan kasus perundungan tersebut.

“Iya (ada kasus bullying). Sudah ada dua laporan,” kata Onkoseno saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/12/2025).

Baca juga: Anak Influencer Diduga Jadi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual di SMP Negeri Jaktim

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Dua Laporan Polisi Masih Diselidiki

Onkoseno menjelaskan, laporan pertama teregister dengan nomor LP/B/439/III/2025/SPKT/POLRES METRO JAKUT pada 5 Maret 2025.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Misbakhun Sebut Penguatan Rupiah Sentimen Positif Terpilihnya Thomas Jadi Deputi Gubernur BI
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
8 Rekomendasi DPR untuk Percepatan Reformasi Polri, Ini Detailnya
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Medistra Hospital kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui kolaborasi internasional dengan menyelenggarakan Round Table Discussion (RTD) sekaligus Signing Ceremony, kerja sama strategis bersama IHH Healthcare Singapore. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan jangka panjang antara Medistra Hospital dan IHH SG, yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan klinis, keselamatan pasien, serta penguatan sistem layanan kesehatan berstandar internasional. Seiring dengan perkembangan layanan kesehatan global, rumah sakit dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan daya saing. Medistra Hospital memandang kolaborasi internasional sebagai strategi kunci dalam pengembangan layanan unggulan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan praktik terbaik dalam tata kelola klinis. Rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi dari Dr. C. Rinaldi A. Lesmana, PhD, Sp.PD, KGEH, FACP, FACG, FINASIM, spesialis penyakit dalam, konsultan Gastroentero-Hepatologi dari Medistra Hospital. Sebagai dokter dengan kompetensi mendalam di bidang penyakit hati dan saluran cerna, beliau memaparkan materi “New Perspective of Liver Diseases in Indonesia” yang menyoroti tantangan dan dinamika penyakit hati di Indonesia “Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati. Deteksi dini dan tata laksana komprehensif menjadi kunci untuk memperbaiki kesehatan pasien,” ujarnya. Sesi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Tan Ek Khoon, General Surgeon, (HPB (Hepato-Pancreato-Biliary) & Transplant) dari Gleneagles Hospital Singapore yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam bedah hepatobilier dan transplantasi hati. Dalam presentasinya bertema “Living Donor Liver Transplantation: Current Practice and Future Directions”, Dr. Tan Ek Khoon membahas perkembangan terkini serta arah masa depan transplantasi hati donor hidup sebagai solusi terapi penyakit hati stadium lanjut. Sesi ketiga dibawakan oleh dr. Maria Mayasari, Sp.B-KBD, spesialis bedah konsultan bedah digestif dari Medistra Hospital, membawakan tema “The intriguing Evolution of Liver Surgery”. Dengan keahlian di bidang bedah digestif, dr. Maria menggarisbawahi peran inovasi dan kolaborasi lintas disiplin dalam meningkatkan luaran klinis pasien. “Dengan kemajuan teknologi dan teknik bedah, tindakan operasi hati kini dapat dilakukan dengan lebih aman dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien.”, jelasnya. Direktur Medistra Hospital, dr. Adhitya Wardhana, MARS, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen jangka panjang rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan terbaik. “Kerja sama ini merupakan langkah Medistra Hospital dalam memperkuat layanan kesehatan berstandar internasional. Melalui kolaborasi dengan IHH SG, kami berharap dapat menghadirkan layanan yang semakin aman, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, khususnya dalam pengembangan layanan penyakit hati.” Sejalan dengan pernyataan Dr Adhitya, Chief Executive Officer Gleneagles Hospital Singapore, Mr. Thomas Wee, menyampaikan bahwa kesinambungan layanan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengutamakan kesejahteraan, keselamatan, dan martabat pasien di setiap tahapan perawatan. Ia juga menekankan bahwa layanan kesehatan saat ini tidak lagi dibatasi oleh batas geografis. “Pariwisata medis tidak lagi semata-mata tentang merawat pasien yang bepergian lintas negara. Lebih dari itu, ini adalah tentang membangun ekosistem regional di mana rumah sakit saling berkolaborasi, pengetahuan dapat mengalir secara terbuka, dan pasien memiliki akses terhadap layanan kesehatan terbaik, di mana pun mereka berada,” ujar Mr Wee. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen resmi kedua institusi. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan layanan klinis unggulan, second opinion dan rujukan internasional, pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, transfer pengetahuan dan clinical governance, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta kerja sama penelitian dan inovasi layanan kesehatan. Mengusung tema “Liver Diseases in Indonesia: Current Challenges and the Evolving Role of Liver Transplantation”, acara ini diselenggarakan pada Kamis, 22 Januari 2026, di Medistra Hospital Jakarta, dan dihadiri oleh jajaran direksi, dokter spesialis, delegasi IHH SG, serta mitra jejaring rujukan. Melalui kerja sama ini, Medistra Hospital berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit yang menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Tentang Rumah Sakit Medistra IHH Healthcare Singapore (IHH SG) merupakan bagian dari IHH Healthcare, pemimpin global dalam layanan kesehatan terintegrasi yang hadir di 10 negara di seluruh dunia. Sebagai penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di Singapura, IHH SG mengoperasikan jaringan terintegrasi yang terdiri dari empat rumah sakit akut berkelas dunia dan telah meraih berbagai penghargaan, yaitu Gleneagles Hospital, Mount Elizabeth Hospital, Mount Elizabeth Novena Hospital, dan Parkway East Hospital. Lebih dari 1.800 dokter spesialis terakreditasi di dalam jaringan ini memberikan layanan medis multidisiplin yang berkualitas tinggi. Jaringan layanan IHH SG tidak hanya mencakup perawatan akut dan tersier, tetapi juga meluas ke layanan primer, layanan spesialistik, serta berbagai layanan penunjang kesehatan. Melalui merek Parkway, IHH SG mengelola jaringan Parkway Shenton yang terdiri dari lebih dari 50 klinik yang tersebar di seluruh Singapura, serta iXchange sebagai unit managed care dan layanan manfaat karyawan. Didukung oleh Parkway Cancer Centre, Parkway MediCentre, Parkway Radiology, Parkway Laboratories, Parkway Rehab, dan Parkway Emergency Services, rangkaian layanan komprehensif IHH SG memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan paling tepercaya di Singapura, yang dikenal akan kualitas layanan medis dan luaran klinis yang unggul, baik di Singapura maupun di kawasan regional. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.ihhhealthcare.com/singapore. Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Film Para Perasuk Wregas Bhanuteja Dapat Sambutan Standing Ovation Usai World Premiere di Sundance 2026
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.