Pemulihan Infrastruktur Sumatera Picu Penurunan Inflasi

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews, Jakarta

Mendagri Tito Karnavian Sebut Pasokan Pangan di Wilayah Bencana Mulai Stabil Usai Intervensi Masif

Pemerintah Indonesia melaporkan kemajuan signifikan dalam pemulihan stabilitas ekonomi di wilayah Sumatera pascabencana. 

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengonfirmasi bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tiga provinsi terdampak Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mulai menunjukkan tren penurunan pada pekan ketiga Januari 2026.

Penurunan ini menjadi titik balik penting setelah ketiga provinsi tersebut sempat mencatatkan angka inflasi tertinggi pada Desember 2025 akibat lumpuhnya jalur distribusi barang dan komoditas pangan pokok.

Intervensi Logistik Udara

Keberhasilan menekan harga di tengah keterbatasan akses fisik merupakan hasil dari operasi logistik skala besar. 

Mendagri menjelaskan bahwa pemerintah, melalui koordinasi dengan Perum Bulog, mengambil langkah luar biasa untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di zona-zona terisolasi.

"Langkah yang dilakukan sangat luar biasa. Distribusi pasokan, seperti minyak goreng dan beras, terus didorong ke wilayah yang sulit dijangkau, bahkan melalui jalur udara menggunakan helikopter dan pesawat Hercules," ujar Tito Karnavian dalam keterangan resminya selasa 27 Januari 2026.

Langkah ini diambil guna mengatasi kekosongan stok yang sebelumnya memicu lonjakan harga di pasar lokal akibat putusnya akses transportasi darat.

Rehabilitasi Infrastruktur Simultan

Selain intervensi logistik, percepatan pemulihan juga didorong oleh perbaikan infrastruktur yang dilakukan secara simultan di 52 kabupaten dan kota terdampak. 

Sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengelola Investasi Danantara, serta pemerintah daerah bekerja sama membuka kembali akses jalan yang terputus.

Tito menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam memulihkan konektivitas wilayah Sumatera. 

Normalisasi jalan memungkinkan distribusi logistik kembali beralih ke jalur darat, yang secara langsung berdampak pada penurunan biaya angkut dan harga barang.

"Ini adalah potret kerja keras kolektif untuk memenuhi suplai di tengah kesulitan medan. Pembukaan akses jalan oleh berbagai pihak memberikan dampak nyata, yang tercermin dalam angka-angka penurunan IPH saat ini," tambah Mendagri.

Upaya rehabilitasi pascabencana ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mempercepat normalisasi aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh wilayah terdampak di Sumatera.

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
30 Orang Tewas Akibat Badai Musim Dingin di AS
• 10 jam laludetik.com
thumb
Thomas Djiwandono Tegaskan Pentingnya Sinergi Fiskal-Moneter Usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Andrew Jung: Kedatangan Layvin Kurzawa Bikin Persib Makin Kuat
• 4 jam lalubola.com
thumb
Rusia dan China Pantau Iran Usai AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah
• 2 jam laludetik.com
thumb
KPK Endus Asosiasi yang Diduga Jadi Pengepul di Kasus Kuota Haji
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.