JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang pria lanjut usia berinisial DP (65) ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di rumahnya di Komplek Joglo Baru Blok 5, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (27/1/2026) siang.
Korban diduga telah meinggal sejak beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan warga.
Jasad DP pertama kali diketahui setelah warga sekitar mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban. Kecurigaan itu mendorong warga mengecek kondisi rumah, sebelum akhirnya melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.
Kapolsek Kembangan Komisaris Moch Taufik Iksan, membenarkan adanya penemuan jasad pria lansia tersebut.
Baca juga: Kisah Imelda Seminggu Tangisi Makam Ayah yang Hilang, Ternyata Jasad Orang Lain
"Benar ada penemuan jasad pria tewas di rumahnya," kata Taufik saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, DP diketahui tinggal seorang diri dan tidak memiliki keluarga inti yang mendampinginya. Adik korban yang sebelumnya tinggal bersama DP telah meninggal sekitar empat tahun lalu.
"Korban enggak punya istri, terakhir dia tinggal sama adiknya. Adiknya empat tahun lalu meninggal, jadi tinggal sendirian," ujar Taufik.
Menurut Taufik, kecurigaan warga muncul karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Padahal, DP dikenal rutin menjalankan ibadah di masjid sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
"Ya karena sakit, dia tinggal sendiri. Kemarin tetangganya ketemu biasa shalat subuh, shalat Jumat. Nah, dari kemarin enggak nongol, dicek ke rumah," ungkap Taufik.
Saat rumah korban diperiksa oleh warga bersama petugas, DP ditemukan sudah tidak bernyawa di ruang tamu rumahnya.
"Posisinya ya sudah di ruang tamu. Ya sudah enggak ada (meninggal) di lantai, di atas karpet," kata Taufik.
Baca juga: Jasad Lula Lahfah Dibawa ke RS Fatmawati, Polisi Olah TKP di Apartemen Jaksel
Berdasarkan kondisi fisik jenazah yang telah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat, polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
"Perkiraan sudah tiga hari meninggal. (Kondisi) sudah membusuk," tutur Taufik.
Taufik memastikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, DP meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
"Diduga karena sakit. Korban dibawa ke RSCM," tuturnya.
Saat ini, jenazah DP telah dievakuasi oleh petugas Palang Merah Indonesia untuk dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna penanganan lebih lanjut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



