Tangerang Bakal Beli Pompa Besar, Seusai 133 Ribu Warganya Terdampak Banjir

genpi.co
3 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut jumlah korban banjir di wilayahnya, mencapai sekitar 133 ribu jiwa.

Maesyal mengatakan banjir menerjang 27 kecamatan dari total 29 kecamatan yang ada di Tangerang.

“27 kecamatan yang terdampak bencana, ada 33 ribu KK dengan 133 ribu jiwa,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (28/1).

Dia mengungkapkan pemicu banjir, karena hujan lebat dan beberapa aliran sungai, serta danau meluap.

Maesyal menyampaikan genangan air berangsur surut. Tinggal beberapa daerah yang terendam, dengan ketinggian air 30 sampai 80 centimeter.

“Banjir saat ini, karena luapan. Air Sungai Cidurian, Cirarab, dan Situ Gelam, meluap. Penyebabnya, karena curah hujan yang tinggi,” tuturnya.

Dia memastikan Pemkab Tangerang terus melakukan pemulihan, dengan mengerahkan organisasi perangkat daerah terkait.

Pemkab Tangerang juga melakukan normalisasi sungai, dan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), selaku pengelola aliran sungai.

“Ada agenda untuk beli pompa air dengan skala lebih besar. Pompa untuk membuang air, supaya tidak banjir lagi,” ujarnya.

Maesyal mengatakan Pemkab Tangerang akan mengajak Pemprov Banten, untuk bersama menangani bencana ini.

“Kami telah mengundang Gubernur, BBWS, BPN, serta Wali Kota Tangerang, untuk membahas penanganan banjir,” ucapnya. (ant)

Video populer saat ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ratusan Jukir Liar Disidang, Hakim Jatuhkan Denda Rp100 Ribu
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Laga Penentuan! Newcastle dan PSG Berebut Tiket 16 Besar Liga Champions
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Tips Menangani Kucing Berantem di Rumah
• 1 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pencarian Korban Longsor Cisarua: Total 48 Bodypack Ditemukan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
• 19 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.