Modal Minim Jadi Tantangan Perbankan Syariah untuk Bersaing

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Sebagian besar bank syariah nasional masih berada pada kelompok bank bermodal kecil hingga menengah, sehingga ruang ekspansi relatif terbatas.

Modal Minim Jadi Tantangan Perbankan Syariah untuk Bersaing (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Keterbatasan permodalan masih menjadi tantangan utama bagi industri perbankan syariah di Indonesia, untuk meningkatkan daya saing.

Executive Director Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Herbudhi S. Tomo mengatakan, sebagian besar bank syariah nasional masih berada pada kelompok bank bermodal kecil hingga menengah, sehingga ruang ekspansi relatif terbatas dibandingkan bank konvensional besar.

Baca Juga:
Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji

“Struktur permodalan bank syariah saat ini masih didominasi KBMI 1 dan KBMI 2. Kondisi ini membuat kemampuan ekspansi pembiayaan dan pengembangan produk menjadi terbatas,” ujar Herbudhi di Philip Kotler Theater Class, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, perbedaan skala usaha tersebut menyebabkan persaingan industri perbankan syariah menjadi tak seimbang, terutama ketika harus bersaing dengan bank-bank besar yang memiliki modal kuat dan jaringan luas.

Baca Juga:
Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.494 Triliun pada November 2025

“Untuk masuk ke bisnis-bisnis baru yang membutuhkan modal besar, bank syariah harus memiliki struktur permodalan yang lebih kuat. Tanpa itu, peluang pertumbuhan akan sulit dimanfaatkan secara optimal,” kata Herbudhi.

Berdasarkan Undang-Undang P2SK terbaru, terdapat ketentuan bahwa unit usaha syariah (UUS) wajib melakukan spin-off apabila total asetnya telah mencapai Rp50 triliun atau lebih. Artinya, bank syariah dengan UUS yang telah memenuhi ambang batas tersebut harus berdiri sebagai entitas tersendiri.

Baca Juga:
MSIG Life Insurance (LIFE) Bayar Klaim Kesehatan dan Meninggal Dunia Rp801 Miliar

Saat ini, terdapat dua pemain yang telah dan akan menjalankan ketentuan tersebut. Pertama, Bank Syariah Nasional (BSN) yang resmi melakukan spin-off pada 22 Desember 2025 melalui akuisisi Bank Victoria Syariah dari UUS BTN. Selanjutnya, pada Juli 2026, CIMB Niaga dijadwalkan akan memisahkan unit usaha syariahnya.

(Penulis: Nasywa Salsabila)

Baca Juga:
OJK Sebut Demutualisasi Bursa Rampung Semester I-2026

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PKH Jelaskan Alasan Danantara Terlibat Kelola Lahan 28 Perusahaan
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gaya Maudy Ayunda di Sundance Film Festival, Tampil Bersinar Serba Emas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Groundbreaking Proyek Hilirisasi Peternakan Danantara Awal Februari 2026
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Thailand Masters 2026 dan Jadwal Wakil Indonesia Hari Ini
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pesawat Smart Air Gagal Take Off di Nabire, 13 Penumpang dan Kru Selamat
• 10 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.