Apple Watch Kini Bisa Deteksi Hipertensi, Begini Cara Pakainya!

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

KABAR gembira bagi pengguna ekosistem Apple di tanah air. Apple resmi merilis fitur Pemberitahuan Hipertensi untuk pengguna Apple Watch di Indonesia. Fitur ini menjadi terobosan penting mengingat 40% penderita darah tinggi di dunia sering kali tidak menyadari kondisi mereka karena absennya gejala fisik yang jelas.

Deteksi Tanpa Perlu Tensimeter Digital

Berbeda dengan alat kesehatan konvensional, Apple Watch tidak "mengukur" angka tekanan darah secara langsung. Sebaliknya, fitur ini bekerja di latar belakang menggunakan:

  • Optical Heart Sensor: Menganalisis pola kontraksi dan ekspansi pembuluh darah pada setiap detak jantung.
  • Machine Learning: Algoritma canggih yang memantau konsistensi data selama 30 hari.
  • Notifikasi Pintar: Jika ditemukan pola kuat yang mengarah pada tekanan darah tinggi, jam tangan akan mengirimkan peringatan kepada pengguna.
Syarat dan Kompatibilitas

Karena merupakan fitur kesehatan yang diregulasi ketat, Apple menetapkan beberapa kriteria pengguna:

Baca juga : Apple Watch Diizinkan Aktifkan Fitur Hipertensi di Australia

  • Berusia minimal 22 tahun.
  • Sedang tidak hamil.
  • Belum pernah didiagnosis menderita hipertensi sebelumnya.

Fitur ini tersedia bagi pengguna Apple Watch Series 9 (atau lebih baru) dan Apple Watch Ultra 2 ke atas. Pastikan iPhone Anda sudah menggunakan iOS 26 atau versi terbaru.

Langkah Aktivasi Fitur

Bagi pengguna yang ingin mengaktifkan "asisten kesehatan" ini, berikut langkah-langkahnya:

  •  Buka aplikasi Kesehatan (Health) di iPhone.
  • Ketuk ikon profil di pojok kanan atas.
  • Pilih Daftar Periksa Kesehatan di bawah kolom Fitur.
  • Klik Notifikasi Hipertensi dan ikuti instruksi konfirmasi usia di layar.
  • Selesai. Apple Watch akan mulai bekerja memantau kondisi Anda secara otomatis.

Apple menegaskan bahwa fitur ini bukan pengganti diagnosis medis. Jika notifikasi muncul, pengguna sangat disarankan untuk:

  • Melakukan pencatatan tekanan darah secara manual selama 7 hari.
  • Segera berkonsultasi dengan dokter profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Fitur ini divalidasi melalui studi klinis terhadap lebih dari 2.000 peserta dan diperkirakan mampu membantu lebih dari 1 juta orang mendeteksi hipertensi yang tidak terdiagnosis dalam tahun pertama perilisannya.


Sumber: MacRumors


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Belajar dari Musim Lalu, PSIM Mulai Susun Kerangka Tim Lebih Awal
• 3 jam lalubola.com
thumb
Diduga Terlibat Penipuan, Mantan Cawalkot Palopo Putri Dakka Ditetapkan Tersangka
• 14 menit lalueranasional.com
thumb
Dahlia Poland Ngaku Udah Lama Tahu Perselingkuhan Fandy Christian, Alasan Tetap Diam Bikin Tercengang
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Sinopsis Drama China Love Crossed, Dua Wanita Jatuh Cinta pada Idola Virtual, Mungkinkah Jadi Nyata?
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Bimbingan Perkawinan KUA dan Realitas Menjalani Pernikahan
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.