Korban Longsor Bandung Barat Akan Direlokasi, BNPB: Aktivitas Ekonomi Warga Jadi Pertimbangan

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Lanskap lokasi longsor dan lahan perkebunan di lereng Gunung Burangrang, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). (Sumber: KOMPAS.com/BAGUS PUJI PANUNTUN)

BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menjelaskan pertimbangan-pertimbangan pihaknya sebelum merelokasi korban bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) lalu.

Muhari mengatakan prinsip relokasi yang dilakukan BNPB tidak hanya memindahkan manusianya, tetapi memindahkan hidup dan penghidupannya.

Hal itu menjadi poin pokok yang akan menjadi pembahasan BNPB dengan pemerintah kabupaten dan provinsi. 

"Ini kebun sayur ini kan merupakan mata pencarian pokok masyarakat di Kecamatan Cisarua ini ya, bagaimana nantinya mata pencarian ini apakah akan dialihkan dengan mata pencarian alternatif atau hal-hal pengungkit ekonomi lainnya yang harus kita pikirkan di lokasi yang baru," jelasnya dalam Breaking News KompasTV, Rabu (28/1/2026).

Muhari menambahkan, jika warga direlokasi ke lokasi yang tidak terlalu jauh dari lokasi saat ini, harus ada perubahan pola pengelolaan lahan untuk mencegah longsor di kemudian hari. 

"Tidak seperti sekarang yang memang semua hampir 95 persen itu kawasan perkebunan tanpa adanya tanaman keras berakar kuat," ucapnya. 

Baca Juga: BNPB Jawab Kemungkinan Perpanjangan Operasi SAR Bencana Longsor Bandung Barat

Kata dia, ada konsep-konsep rekayasa hayati atau bioengineering yang dapat menggabungkan antara perkebunan semusim dengan preservasi (pelindungan) tanah, misalkan tanaman kopi yang ditanam untuk menahan kelerengan.

Konsep semacam itu bisa dimanfaatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

"Nah, ini yang harus kita memang bicarakan dan membuat konsep rencana aksinya dan tentu saja ini tidak lepas dari kontribusi aktif pemerintah daerah untuk bisa benar-benar mengimplementasikan ini di lapangan," tuturnya.

Terkait rencana relokasi, Muhari menilai, ketimbang membangun hunian sementara (huntara) bagi korban longsor, akan lebih baik langsung membangun hunian tetap karena sudah ada santunan untuk mengontrak rumah.

"Dengan adanya dukungan dana santunan untuk mengontrak rumah dari Gubernur Jawa Barat, maka sebaiknya kita tidak membangun huntara sebagai kawasan hunian sementara, tapi langsung saja kita bangunkan hunian tetap," katanya. 

Kata dia, bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan bisa menyokong kebutuhan tempat tinggal para warga terdampak sambil menunggu hunian tetap selesai dibangun.

Muhari mengatakan BNPB akan mengoordinasikan masalah relokasi dengan pemerintah daerah maupun warga yang terdampak.

Baca Juga: BNPB Ungkap Rencana Relokasi Korban Longsor Bandung Barat: Langsung Bangun Hunian Tetap

Namun untuk lahan relokasi, Muhari mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah. 

"Karena untuk lahan relokasi kalau itu akan dibangun dalam satu hamparan, ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Bisa itu pemerintah kabupaten yang seharusnya menyediakan lahan atau bisa didukung oleh pemerintah provinsi," paparnya. 

Setelah masalah lahan beres, kata dia, BNPB atau Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangunkan hunian bagi warga terdampak longsor.

"BNPB yang akan membangunkan kalau itu nantinya sifatnya terpisah, kalau satu hamparan itu akan dibangunkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman," ucapnya. 

Muhari pun mengharapkan pemahaman dan kerja sama masyarakat agar mau direlokasi ke tempat aman. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • relokasi korban longsor bandung barat
  • bandung barat
  • longsor
  • longsor bandung barat
  • korban longsor bandung barat
  • BNPB
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PP Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri di Bawah Presiden: Amanat Reformasi
• 11 menit lalurctiplus.com
thumb
Ramadan dan Beban Emosional untuk Membuka Pintu Maaf
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan
• 36 menit lalutheasianparent.com
thumb
Proyek Ambisius IHG: 3 Hotel Internasional Pertama di Kawasan USJ
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Resmi! Borneo FC Pinjam Bek Brasil Cleylton Santos dari Persis Solo
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.