Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Serda Heri Purnomo akhirnya bertemu dengan pedagang es gabus, Suderajat.
Pertemuan tersebut berlangsung di sebuah masjid di Desa Rawa Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa malam (27/1), dan berujung pada kesepakatan damai.
Dalam pertemuan itu, Aiptu Ikhwan Mulyadi bersama Serda Heri Purnomo menyampaikan permohonan maaf serta penyesalan atas peristiwa yang terjadi. Suderajat menerima permintaan maaf tersebut, sehingga kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.
“Izin Pak Derajat, sebelumnya saya Ikhwan dan Pak Heri datang ke mari ingin meminta maaf atas khilafan yang sudah terjadi. Tidak ada niat untuk bersinggungan. Semoga Bapak rida dan tidak akan ada masalah lagi,” tutur Ikhwan.
“Insyaallah ke depannya Pak ya, tidak ada masalah lagi. Kita bersaudara Pak ya. Biar Allah yang menilai semuanya Pak ya. Makasih banyak Pak Derajat,” lanjutnya.
“Saya meminta maaf dari lubuk hati saya paling dalam,” ujar Heri.
Sebelumnya, Suderajat sempat diamankan di wilayah Kemayoran setelah dituding menjual es gabus palsu yang menggunakan bahan berbahaya. Peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial dan menuai perhatian publik.
Suderajat mengaku, selama proses pengamanan dirinya sempat mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari dua oknum tersebut.
Dengan adanya pertemuan dan perdamaian ini, kedua belah pihak berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang serta dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat.



