Anggota Kongres yang Juga Tokoh Muslim AS Diserang saat Temui Pendukung

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Minneapolis: Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Ilhan Omar diserang pada Selasa 27 Januari 2026 malam saat pertemuan balai kota di Minneapolis, Minnesota. Saat itu Omar berbicara kepada konstituennya tentang penindakan imigrasi pemerintahan Trump dan Kementerian Keamanan Dalam Negeri.

Anggota Partai Demokrat Minnesota itu sedang berbicara ketika seorang pria tak dikenal berlari ke arah podium dan tampak menyemprotnya dengan cairan bening. Pria itu ditangkap dan ditahan oleh petugas keamanan. Omar tampak terguncang tetapi tidak terluka.

Belum jelas apa yang dikatakan pria itu saat ia dikeluarkan dari ruangan atau zat apa yang digunakannya.

Insiden itu terjadi ketika Omar mengkritik Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, menyerukan pengunduran dirinya atau pemakzulan, dan membahas penghapusan Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE).

Setelah gangguan tersebut, Omar kembali ke podium dan melanjutkan pidatonya, meskipun orang-orang di sekitarnya mendesaknya untuk meninggalkan ruangan agar diperiksa, dengan seseorang terdengar mengatakan bahwa cairan itu berbau "sangat busuk."

“Kita akan terus berbicara. Tolong, jangan biarkan mereka mengambil alih pertunjukan,” kata Omar, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu 28 Januari 2026.

“Inilah kenyataan yang tidak dipahami oleh orang-orang seperti pria jelek ini — kita adalah Minnesota yang kuat, dan kita akan tetap tangguh menghadapi apa pun yang mungkin mereka lemparkan kepada kita,” tambahnya.

“Semuanya tenang. Saya akan menyelesaikan pidato saya,” kata Omar, menambahkan: “Penting bagi saya untuk terus memimpin rekan-rekan Demokrat saya dalam menuntut pengunduran dirinya (Noem).” Pelaku ditahan Kantor Omar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas keamanan dan Departemen Kepolisian Minneapolis “dengan cepat menangkap” individu tersebut, yang sekarang berada dalam tahanan.

“Saya baik-baik saja. Saya seorang penyintas, jadi provokator kecil ini tidak akan mengintimidasi saya untuk melakukan pekerjaan saya. Saya tidak membiarkan para penindas menang,” tulis Omar di platform perusahaan media sosial AS, X, setelah insiden tersebut.

Polisi mengatakan tersangka segera ditangkap atas dugaan penyerangan tingkat tiga dan Omar tidak terluka, sementara tim forensik memproses tempat kejadian, menurut laporan media AS.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik Omar dalam pidatonya di sebuah acara di Iowa, membuat komentar yang merendahkan tentang negara asalnya, Somalia, menyebutnya sebagai negara yang "bencana."

Trump telah berulang kali menyerang Omar dalam beberapa bulan terakhir, menyebutnya "sampah" dalam pidatonya yang menargetkan imigran Somalia.

Omar, yang tiba di AS dari Somalia sebagai pengungsi dan kemudian menjadi warga negara AS, mengutuk komentar tersebut pada saat itu, menuduh Trump memiliki obsesi yang "menyeramkan" terhadapnya.
Bukan Kebetulan Anggota DPR dari Partai Demokrat, Alexandria Ocasio-Cortez, mengatakan serangan itu "bukan kebetulan," dan mencatat bahwa serangan itu terjadi beberapa hari setelah Trump dan Wakil Presiden JD Vance menjadikan Omar "sebagai sasaran serangan publik yang memfitnah."

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), organisasi hak-hak sipil Muslim terbesar di AS, juga mengutuk serangan terhadap Omar, dengan mengatakan bahwa serangan itu terjadi "setelah bertahun-tahun hasutan rasis dan Islamofobia terhadapnya."

"Kami menyerukan kepada semua anggota Kongres untuk mengutuk serangan ini, yang sepenuhnya dapat diprediksi. Hasutan berbahaya yang telah dilontarkan oleh politisi seperti Presiden Trump, kelompok lobi pro-Israel seperti AIPAC, dan kelompok kebencian anti-Muslim selama bertahun-tahun terhadap Anggota DPR Omar harus segera diakhiri," kata CAIR.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Apdesi Takalar Tegaskan Dukungan, Polri Tetap di Bawah Presiden demi Keamanan Desa
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Video: Pemilik Meninggal di Salju Himachal, Anjing Pitbull Peliharaannya Menjaga Selama 4 Hari
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo Bentuk “Mesin Tempur” Energi Nasional, Bahlil Pimpin DEN dengan Deretan Menteri Kunci
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa M 4,8 Terjadi di Kepulauan Sangihe Sulut
• 16 jam laludetik.com
thumb
PSG tak punya alasan selain kalahkan Newcastle
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.