Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Pemerintah mengintensifkan layanan kesehatan gratis untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, terutama Kabupaten Gayo Lues. Program ini memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga meski fasilitas terbatas.
Pelayanan kesehatan mobile menyasar desa-desa terpencil dan wilayah sulit dijangkau melalui sinergi lintas sektor.
Di Desa Tetingi, Kecamatan Teripe Jaya, Rabu, 28 Januari 2026, suasana tenda darurat tampak hidup sejak pagi. Personel TNI sigap melayani warga yang datang memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan tekanan darah menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan, terutama oleh warga lanjut usia yang terdampak fisik dan psikis akibat bencana. Kehadiran layanan ini memberi rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat.
Pelayanan serupa berlangsung di Desa Gampung Lempuh, Kecamatan Putri Betung. Tidak hanya berpusat di tenda atau rumah warga, layanan kesehatan juga dibuka di ruang terbuka, beratapkan langit dengan alas batu dan tanah. Meski sederhana, antusiasme warga terlihat jelas melalui senyum dan raut lega saat menjalani pemeriksaan.
Di Posko Kesehatan Yonif TP 855/Raksaka Dharma, antrean warga tampak mengular dengan tertib. Mayoritas yang datang adalah bapak-bapak, ibu-ibu, serta balita yang membutuhkan pemantauan kesehatan. Layanan ini memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat, terutama orang tua yang khawatir terhadap kondisi kesehatan anak-anak pascabencana.
Di Desa Rerebe, Kecamatan Teripe Jaya, meja layanan dipenuhi obat-obatan yang telah disiapkan. Warga bergantian menjalani pemeriksaan dan pengobatan. Personel TNI bekerja berdampingan dengan petugas Kementerian Kesehatan, memperkuat kolaborasi dalam pelayanan kemanusiaan.
Layanan kesehatan mobile juga menjangkau Desa Ekan, Kecamatan Pining. Beralaskan tikar, personel TNI melayani masyarakat dengan penuh kepedulian. Tumpukan obat-obatan telah disiapkan untuk memulihkan kondisi kesehatan warga.
Pemerintah menegaskan layanan kesehatan gratis akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar pulih, sebagai wujud komitmen negara hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.
Editor: Redaktur TVRINews





