MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah ketinggian dan ketebalan tanggul laut sebagai langkah serius menangani banjir, khususnya banjir rob akibat limpasan air laut ke daratan.
Khoirudin mengusulkan agar tanggul laut ditinggikan hingga 1 meter dengan ketebalan mencapai 5 hingga 10 meter. Menurutnya, ketebalan tersebut penting agar tanggul tidak mudah jebol sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai jalan umum.
“Saya minta tanggul laut ditinggikan 1 meter lagi dengan ketebalan 5 sampai 10 meter agar bisa menjadi jalan umum kendaraan sehingga tidak mudah jebol,” kata Khoirudin di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).
Selain penguatan tanggul laut, politisi PSI ini juga mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk melakukan pengerukan 13 sungai utama di Jakarta secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya saat memasuki musim penghujan.
“Pengerukan 13 sungai harus dilakukan setiap saat, kontinu, tidak boleh hanya menjelang hujan agar kedalaman sungai terjaga minimal 5 meter,” ujarnya.
Baca juga:
Tinjau Tanggul Muara Baru, Pramono Bakal Prioritaskan Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Gubernur Pramono Minta Perbaikan Tanggul Jakarta Dipercepat, Libatkan Banyak Kementerian
Hadapi Banjir Rob, Pemprov DKI Kebut Tanggul Raksasa di Pesisir Jakarta
Khoirudin juga meminta Pemprov DKI melakukan pengerukan terhadap sekitar 500 saluran penghubung (PHB) yang ada di Jakarta. Pengerukan pada saluran tersebut, kata dia, perlu dilakukan hingga kedalaman minimal 2 meter.
“Dengan begitu, air dari atas, kiriman dari luar Jakarta, maupun limpasan laut bisa kita minimalisir dampaknya ke masyarakat,” tuturnya.
Meski demikian, Khoirudin mengapresiasi kinerja jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam menangani banjir. Ia menilai pemerintah daerah telah bekerja maksimal dalam merespons persoalan banjir yang terjadi.
Lebih lanjut, Khoirudin mengungkapkan bahwa DPRD DKI Jakarta telah memanggil Dinas SDA dan para wali kota untuk membahas dampak cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah wilayah.
“Saya mengapresiasi eksekutif, kepala dinas, dan kasudin yang sudah responsif dan bekerja sekuat kemampuan mereka. Namun faktanya, air yang datang dan turun jauh lebih banyak daripada persiapan yang dilakukan. Ini perlu langkah ekstra,” pungkasnya. (Asp)




