TNI Minta Maaf dan Beri Kulkas hingga Kasur ke Pedagang Es Gabus yang Dianiaya

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat meminta maaf dan memberikan bantuan kepada pedagang es gabus keliling, Suderajat (49), usai mengalami penganiayaan di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang bermula dari laporan warga terkait dugaan makanan berbahaya.

"Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, dan kami meminta maaf secara tulus kepada Bapak Suderajat serta keluarga," bunyi rilis resmi Kodim yang diterima Kompas.com, Rabu (28/1/2026).

Selain itu, pertemuan juga digelar di rumah Suderajat di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Baca juga: Prajurit TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Dapat “Jam Komandan” dan Hukuman Disiplin

Dikutip dari rilis resmi Kodim 0501/Jakarta Pusat, peristiwa itu disebut kesalahpahaman antara aparat dan Suderajat.

Selain permintaan maaf, Kodim memberikan bantuan berupa satu unit kulkas, satu dispenser, dan satu kasur springbed untuk mendukung usaha Suderajat dan kenyamanan keluarganya.

"Kami mendampingi pedagang es gabus itu, sekaligus memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan usahanya," demikian rilis tersebut.

Kodim menegaskan peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Diharapkan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar peristiwa serupa tidak terulang kembali," tambah rilis resmi.

Baca juga: Propam Selidiki Pelanggaran Pidana Polisi yang Fitnah-Aniaya Pedagang Es Gabus

Aparat juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal dan memberikan sanksi disiplin kepada anggota yang terlibat.

Duduk perkara

Kasus ini bermula pada Sabtu (24/1/2026) ketika Suderajat diamankan oknum TNI dan Polri di wilayah Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, atas dugaan menjual es berbahan spons atau Polyurethane Foam (PU Foam).

Video interogasi yang beredar memperlihatkan Suderajat diperlakukan kasar, dipukul, diseret, dan dipaksa mengaku menjual es palsu.

"Saya (diperlakukan) kayak anjing. Kaki disuruh diangkat-angkat. Saya disabet, pakai selang air. Ada 10 orang yang menganiaya saya," kata Suderajat, Selasa (27/1/2026), dikutip dari Tribunjakarta.com.

Ia menambahkan sebagian aparat yang melakukan kekerasan belum meminta maaf langsung kepadanya.

Baca juga: Yusril soal Aparat Tuduh Pedagang Es Gabus: Tentu akan Diambil Tindakan

"Polisi sama TNI yang mukulin saya belum minta maaf sama saya… Trauma. Pusing pala saya pak," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh dagangan Suderajat dan menyatakan aman untuk dikonsumsi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sampel juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri untuk memastikan hasil yang lebih akurat.

"Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," jelas Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pewarna Alami dari Kunyit: Saat Warna Makanan Tak Lagi Sekadar Estetika
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Lepas Yann Sommer, Inter Milan Ingin Pulangkan Andre Onana
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Minta Maaf Usai Tuding Penjual Es Pakai Bahan Spons
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Sepanjang 2025, Pernikahan Anak di Bawah Umur Mencapai 7.590 Kasus di Jawa Timur
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Video: Ungkap Kasus Scam, DPR Minta OJK Ungkap Pelaku dan Modus Jahatnya
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.