Tercatat 51 orang meninggal dunia akibat badai salju yang menerjang Amerika Serikat, sampai Selasa (27/1/2026). Angka itu meningkat dari angka sebelumnya yang mencapai 41 orang.
Imbas cuaca buruk, 400 ribuan rumah yang mayoritas berada di wilayah selatan mengalami pemadaman listrik. Peringatan suhu sangat rendah dialamatkan kepada jutaan warga dari Great Lakes hingga Gulf Coast.
Sementara di wilayah timur AS telah pulih dari badai musim dingin ekstrem tersebut, seperti dilansir Antara, Rabu (28/1/2026).
Badai yang melanda AS diperkirakan berdampak pada lebih dari 200 juta orang. Badai salju juga mengganggu sektor transportasi.
Untuk sementara waktu, penerbangan seluruh wilayah dihentikan, dan kondisi jalan di AS menjadi lebih licin. Imbasnya, terjadi peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas di tengah penanganan badai salju.(ant/lea/rid)



