- Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan Adies Kadir bukan kader karena telah diwakafkan menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi.
- Adies Kadir resmi mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Golkar sebelum ditetapkan sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.
- Partai Golkar menunjuk Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Adies, menunjukkan komitmen kesetaraan gender internal.
Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan Adies Kadir bukan lagi kader partai. Ia menyebut Partai Golkar telah mewakafkan Adies untuk menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
"Jadi hari ini kita mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR yang namanya Pak Adies Kadir, mewaqafkan ke negara untuk menjadi hakim MK," kata Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Bahlil menegaskan Adies telah mengundurkan diri sebagai anggota Partai Golkar beberapa hari lalu sebelum ditetapkan menjadi hakim MK usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Karena itu, ia menegaskan Adies bukan lagi kader, apalagi pengurus partai.
Menurut Bahlil, pengunduran diri Adies dari Partai Golkar menjadi penegasan independensi yang bersangkutan sebagai hakim MK.
"Jadi beliau dari kader partai, anggota partai, struktur partai sudah nggak sebelum ditetapkan," kata Bahlil.
Selain itu, Bahlil turut menanggapi penunjukan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar. Sari mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Adies setelah ditetapkan sebagai hakim MK.
Bahlil menegaskan penunjukan Sari menunjukkan bahwa setiap kader memiliki hak yang sama. Ia menyebut Partai Golkar sebagai partai yang inklusif.
Ia menilai penunjukan Sari juga mencerminkan komitmen Partai Golkar dalam mengedepankan emansipasi serta proporsi gender dalam jabatan strategis di DPR.
"Bagi Golkar itu sesuatu hal yang baik. Kita tidak tanggung-tanggung menempatkan bukan lagi pimpinan komisi tapi langsung pimpinan DPR, dan saya pikirkan perempuan punya hak dong masa laki-laki aja," kata Bahlil.
Baca Juga: Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru



