Muhammad Kholid Syeirazi resmi bergabung sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 dengan mandat utama mengawal agenda ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
Kholid dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (28/1/2026), bersama tujuh anggota DEN lainnya dari unsur pemangku kepentingan. Presiden Prabowo juga menjabat sebagai Ketua Umum DEN, dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian.
Ia menegaskan, DEN akan mendorong percepatan kemandirian energi untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor.
“Harapannya agenda kemandirian dan swasembada energi bisa diakselerasi oleh DEN. Fokusnya memenuhi kebutuhan energi dari sumber daya domestik, baik fosil maupun non-fosil, sejalan dengan Asta Cita,” ujar Kholid kepada Warta Ekonomi usai pelantikan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua Harian
Menurutnya, peran DEN menjadi krusial dalam memastikan pelaksanaan poin kedua Asta Cita, yakni kedaulatan energi, berjalan konsisten lintas kebijakan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi energi nasional agar Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan impor.
“Semoga Indonesia bisa memenuhi kebutuhan energinya dari sumber daya yang dimiliki, baik energi fosil maupun non-fosil,” tambahnya.
Meski pelantikan baru dilakukan hari ini, Kholid menjelaskan bahwa secara administratif keanggotaannya di DEN telah efektif sejak akhir 2025.
“Sesuai SK, keanggotaan DEN sudah aktif sejak 30 Desember 2025. Pelantikan hari ini menandai pengukuhan resminya,” katanya.
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet, Prabowo Singkirkan Lagi 'Orang Jokowi'
Kholid dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor energi. Ia pernah menjabat Komisaris Independen PT Pertamina Lubricants (2016–2020) dan Direktur Eksekutif Center for Energy Policy (2020–2024), lembaga yang aktif memberikan masukan kebijakan energi dan hilirisasi kepada pemerintah.
Berikut daftar pejabat yang dilantik sebagai anggota Dewan Energi Nasional periode 2026–2030:
Ketua Harian DEN
- Bahlil Lahadalia
Anggota Unsur Pemerintah
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
- Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
- Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq
Anggota Unsur Pemangku Kepentingan
- Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi)
- Satya Widya Yudha (Industri)
- Unggul Priyanto (Teknologi)
- Sripeni Inten Cahyani (Industri)
- Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
- Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
- Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
- Surono (Konsumen)




