Bisnis.com, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat produksi rata-rata minyak dan gas bumi (migas) sebesar 156.000 barel setara minyak per hari (boepd) pada 2025. Realisasi produksi migas itu naik dibanding tahun sebelumnya yang berada di level 152.000 boepd.
CEO MedcoEnergi Roberto Lorato mengatakan, realisasi produksi migas pada 2025 didukung oleh proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70%.
Sebelumnya, MEDC mengakuisisi Fortuna International (Barbados) Inc, dari Repsol E&P, S.à.r.l. Fortuna International merupakan pemegang hak kepemilikan tidak langsung sebesar 24% di PSC Corridor.
Baca Juga
- Kaleidoskop Energi 2025: Semarak Akuisisi Bumi, Medco, hingga Arsari Group
- Medco Tambah Pasokan Gas 9 MMscfd dari Blok Corridor
- Medco Power Bidik Ekspor 600 MW Listrik Hijau ke Singapura pada 2028
Adapun, pada kuartal IV/2025, produksi migas mencapai puncaknya, yakni sebesar 178.000 boepd dan rata-rata 176.000 boepd selama kuartal tersebut.
“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," ujar Roberto melalui keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).
Sementara itu, untuk 2026, MedcoEnergi menargetkan produksi antara 165.000 boepd hingga 170.000 boepd. Target tersebut merupakan tingkat produksi tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.
Lebih lanjut, perusahaan mencatat penjualan listrik lewat Medco Power mencapai 4.371 GWh sepanjang 2025. Adapun, pertumbuhan penjualan energi terbarukan sebesar 25% yang berasal dari independent power producer baru di Ijen dan Bali Timur.
Sedangkan, untuk 2026 perusahaan menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan kontribusi energi terbarukan sebesar 24%.
Medco juga mencatat cadangan 2P (proven + probable reserves) pada 2025 meningkat menjadi 564 juta barel setara minyak (boe). Angka itu meningkat dibanding 2024 yang sebesar 493 juta boe.
Sementara itu, indeks umur cadangan 2P meningkat menjadi 11,4 tahun pada 2025, naik dibanding 2024, yakni 10,4 tahun.
Adapun, sumber daya kontinjensi 2C pada akhir 2025 juga meningkat menjadi 1 miliar boe. Pada 2024, yakni 896 juta boe.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204248/original/029455300_1745995501-IMG_7186.jpeg)

