Ada Proyek Baru Natuna, Produksi Migas Medco Tembus 156 Ribu Barel

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: Lapangan minyak dan gas bumi (migas) yang dioperasikan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (Dok. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 156.000 barel setara minyak per hari (BOEPD) pada 2025.

Capaian produksi migas tersebut terutama karena didukung oleh proyek-proyek baru di Blok B Natuna, serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70%.

"Produksi tahun 2025 tercatat sebesar 156 MBOEPD, berada dalam kisaran panduan, didukung oleh proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70%," bunyi laporan kinerja 2025 Medco, Rabu (28/1/2026).


"Pada kuartal IV 2025, produksi minyak dan gas mencapai puncaknya sebesar 178 MBOEPD dan rata-rata 176 MBOEPD selama kuartal tersebut," tulis laporan tersebut.

Untuk tahun 2026 ini, perusahaan menargetkan produksi antara 165.000-170.000 BOEPD, yang diproyeksikan menjadi produksi tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Roberto Lorato, CEO Medco Energi, menyampaikan, "Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal."

"Perseroan mencatatkan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27% pada tahun 2025, dengan pengembalian dana sebesar US$ 110 juta kepada pemegang saham melalui dividen sebesar US$ 80 juta dan pembelian kembali saham sebesar US$ 30 juta," bunyi laporan tersebut.

Terkait cadangan, jumlah cadangan migas terbukti dan terduga (2P) pada 2025 meningkat menjadi 564 juta barel setara minyak (MMBOE) dari 493 MMBOE pada 2024 lalu.

Adapun umur cadangan migas perusahaan kini meningkat menjadi 11,4 tahun dari sebelumnya diperkirakan 10,4 tahun pada 2024 lalu.

Sementara sumber daya kontinjensi 2C pada akhir 2025 juga tercatat meningkat menjadi sekitar 1 miliar BOE, naik dari 896 MMBOE pada 2024 lalu.

Baca: Proyek Pipa Gas Bumi Penghubung Jabar-Jatim Masuk Tahap Akhir!

(wia)
Saksikan video di bawah ini:
Video Trump: Perusahaan Asal AS Segera Produksi Minyak di Venezuela

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jalur KA Tigaraksa Kembali Normal, KAI Pastikan Keselamatan Perjalanan Terjaga
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Flu burung ancam kehidupan penguin Afrika yang terancam punah
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
ICJR Dorong Aparat yang Tuduh Penjual Es Kue Diproses KUHP Baru
• 17 jam laluidntimes.com
thumb
PM Korasia Tegaskan Tak Akan Gabung Dewan Perdamaian Trump, Tunggu Uni Eropa
• 4 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Periksa Kajati Deli Serdang dan Kasi Pidaus
• 8 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.