Tambang Emas Martabe Akan Dialihkan ke Perminas? Ini Kata Bahlil

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik anggota Dewan Energi Nasional (DEN). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjabat Ketua Harian DEN. Pelantikan anggota DEN dari Unsur Pemerintah (Menteri) dan Unsur Pemangku Kepentingan itu dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Tangkapan layar youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara mengenai rencana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru di sektor pertambangan untuk mengambil alih pengelolaan salah satu izin tambang yang dicabut pasca bencana Sumatra.

Perusahaan pelat merah baru itu bernama Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Perusahaan itu disebut-sebut akan mengelola tambang emas Martabe di Sumatra Utara dari PT Agincourt Resources yang izin tambangnya sudah resmi dicabut beberapa waktu lalu.

"Kalau Perminas itu kan kita siapkan untuk diberikan penugasan dalam rangka pengelolaan tambang-tambang mineral strategis. Seperti logam tanah jarang, kemudian beberapa komoditas strategis lainnya," kata Bahlil, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).


Namun dia belum mau membenarkan apakah Perminas akan mengambil alih tambang emas Martabe nantinya.

"Nanti kita lihat," kata Bahlil.

Pada kesempatan terpisah, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan akan melakukan pembahasan terkait hal itu di kantor Danantara, besok, Kamis (29/1/2026).

"Saya akan baru meeting besok," kata Rosan, di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).

Menurut Rosan, dalam rapat itu akan membahas dampak para pekerja pasca pencabutan izin usaha 28 perusahaan di sektor perhutanan dan pertambangan itu.

"Dari kami untuk memastikan juga perusahaan itu kondisinya tuh seperti apa gitu kan. Kan mereka ada yang bekerja juga di situ, jadi kita lihat," kata Rosan.

"Jadi yang pasti kita akan tindaklanjuti itu semua, tapi ya langkah-langkahnya kita baru meeting besok nih jam 8 pagi sama pak Menko dengan semuanya lah," kata Rosan.

Lebih lanjut, Rosan masih belum mau membeberkan perusahaan BUMN mana yang akan menerima izin usaha yang dicabut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

"Ya sudah ada nama, tapi kan belum bisa saya ucapin. Nanti kita mau rapatin dulu soalnya besok pagi jam 8 ya," kata Rosan.

Baca: Sstt.. Tambang Emas Martabe Akan Dialihkan ke BUMN Baru: Perminas?

(wia)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Prabowo Minta Bahlil Percepat Elektrifikasi Seluruh Desa

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Muhaimin: Perlindungan Kesehatan Kunci Pemberdayaan dan Penopang Ekonomi Rakyat
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Menteri ESDM Bahlil Respons Soal Isu Reshuffle Kabinet: Itu Hak Prerogatif Presiden | SAPA MALAM
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan
• 10 jam lalutheasianparent.com
thumb
Andre Rosiade: PU Bangun Fly Over Padang Luar, Macet Puluhan Tahun Akan Tuntas
• 12 jam laludetik.com
thumb
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
• 9 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.