Liputan6.com, Jakarta - Pakar Teknik Mesin Pertanian IPB University Desrial berhasil menciptakan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa kendaraan transporter Tandan Buah Segar (TBS) yang dinamai Fastrex. Alat ini disiapkan secara khusus untuk kondisi perkebunan sawit Indonesia yang memiliki kontur lahan dan karakter tanah beragam.
Fastrex ini berfungsi untuk mengangkut kelapa sawit atau bahan lainnya. Desrial mengatakan, dengan hadirnya teknologi ini mampu mengurangi beban kerja dan meningkatkan hasil panen kelapa sawit.
Advertisement
“Fastrex terbukti mampu meningkatkan efisiensi transportasi hasil panen, mengurangi beban kerja manual pekerja, serta meningkatkan produktivitas perkebunan, dengan kinerja 10-15 ton TBS per hari atau setara 5-7 orang dengan alat angkut angkong,” ujar Desrial, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Institut Pertanian Bogor (IPB) University www.ipb.ac.id, Rabu (28/1/2026).
Sebelumnya, para pakar lainnya juga mengembangkan alsintan yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi Indonesia. Teknologi ini tidak hanya dimanfaatkan dalam lingkup pertanian sawit. Lebih jauh, alat ini telah berhasil dikomersialkan.
Hal ini menjadi bukti keberhasilan hilirisasi riset teknik mesin menjadi produk industri mesin pertanian nasional.
Dengan hadirnya Fastrex ini, diharapkan dapat mendorong modernisasi sektor pertanian nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Selain itu, pengembangan alsintan berbasis riset ini juga membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan petani dan tenaga kerja, serta memperkuat kemandirian industri alat mesin pertanian Indonesia di tengah tantangan global yang dinamis.



