Analis Sebut Era PSI Telah Lewat, Sangat Berat Samai Rekor Nasdem di Sulsel

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR–Rusdi Masse (RMS) kemungkinan besar pindah ke PSI. Nasdem berada dalam posisi dilema.

SEJAK tahun lalu, RMS diisukan meninggalkan Nasdem dan bergabung dengan PSI, partai yang kini dinakhodai Kaesang Pangarep, putra bungsu Joko Widodo, Presiden RI 2014-2024. Hanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi RMS.

Isu itu makin kuat dengan penyerahan posisi Ketua DPW Nasdem Sulsel kepada Syaharuddin Alrif, sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW Nasdem Sulsel.

Dengan pilihan “bungkam” ke media mengenai alasan RMS menanggalkan jabatan ketua DPW, sejumlah spekulasi mencuat. Kemungkinan, ada faktor emosional dan tantangan baru yang menjadi pertimbangan.

“Pasti ada sesuatu yang melatarbelakangi keputusan itu. Bisa faktor kenyamanan, bisa juga harapan baru yang ingin diperjuangkan RMS,” kata Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, di redaksi FAJAR, Selasa, 27 Januari 2026.

Ras MD mengingatkan bahwa keberhasilan RMS di Nasdem tidak serta-merta bisa direplikasi di PSI. Secara nasional, PSI masih menghadapi tantangan berat, terutama karena belum pernah menembus ambang batas parlemen alias parliementary threshold (PT).

Dalam dua kali pemilu, PSI gagal lolos ke Senayan. Pada Pemilu 2019, PSI hanya meraih sekitar 1,8 persen suara nasional. Angka itu naik menjadi 2,8 persen pada Pemilu 2024, meski saat itu mendapat dukungan kuat dari Joko Widodo.

“Secara nasional, saya melihat era PSI sudah lewat. Ikon PSI itu Jokowi. Ketika kekuatan simbolik itu tidak lagi maksimal, tantangannya jauh lebih besar,” papar Ras MD.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan kehadiran RMS akan memberi dampak elektorat bagi PSI di Sulawesi Selatan. Dampak itu akan signifikan jika sebagian gerbong RMS di Nasdem ikut bergeser ke PSI.

“Tidak perlu separuh. Seperempat saja dari gerbong Nasdem ikut RMS, PSI bisa punya peluang meraih kursi DPRD provinsi pada pemilu mendatang,” jelasnya.

Akan tetapi, untuk menjadikan PSI sebagai partai papan atas masih menjadi pekerjaan berat. Apalagi jika ingin menyamai, bahkan menyalip torehan Nasdem Sulsel. Sebab, ke depan, kedua partai akan menjadi rival.

Dengan demikian, jika gerbong Nasdem tak ikut ke RMS, prestasi PSI akan sulit mencapai Nasdem pada 2024. Ini yang menjadi kendala ketika PSI hendak menjadi partai besar di Sulsel. Pilihannya, harus mengandaskan Nasdem.

“Potensinya ada, tapi jalannya panjang dan tidak mudah,” kata Ras MD.

Apapun itu, keputusan RMS melabuhkan diri di PSI patut diapresiasi sebagai pilihan politik personal. Namun, secara objektif, Nasdem Sulsel telah menorehkan sejarah emas justru ketika dipimpin oleh RMS.

“Yang jelas, Nasdem mencapai kejayaan di era RMS. Itu fakta politik yang tidak bisa dihapus,” pungkasnya.

Hadiri Rakernas

Sementara itu, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dijadwalkan akan memberikan arahan pada hari terakhir rangkaian Rapat Kerja Nasional PSI di Hotel Claro, Sabtu, 31 Januari 2026.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris PSI Sulsel, Indira Mulyasari Pramastuti. Dia menyampaikan, sejauh ini kehadiran Jokowi di Rakernas PSI masih sesuai jadwal. Namun dia tidak membeberkan secara jelas apakah Jokowi hadir secara langsung atau via online.

“Sampai hari ini (jadwal Jokowi) masih on schedule,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPP PSI, Andi Budiman juga telah menyampaikan bahwa Jokowi dianggap sebagai bagian dari keluarga besar PSI. Kata dia, pada Kongres PSI di Solo tahun lalu, Jokowi telah menegaskan akan berjuang sepenuhnya untuk memenangkan dan membesarkan PSI.

“Pak Jokowi kami undang sebagai bapak ideologis PSI dan tokoh kehormatan. Beliau akan membagikan wawasan dan pengalaman sekaligus semangat kepada seluruh pengurus, kepala daerah, dan anggota legislatif PSI,” jelasnya.

Budiman juga mengungkapkan, Jokowi rencananya akan memberikan pesan khusus kepada kader PSI dalam forum Rakernas nanti. Itu dilakukan sebagai bekal untuk menghadapi kontestasi politik ke depannya. “Tetapi untuk detailnya sabar. Kita nantikan bersama di Rakernas nanti,” ucapnya.

Kaesang Kagumi
Antisiasme Kader

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa menjadi penantang serius bagi partai-partai besar di Sulsel. Mereka bahkan punya kans untuk menggerus suara partai yang sudah mapan.

Sejauh ini, PSI di Sulsel belum terbukti mampu bersaing dengan partai-partai elite, seperti Golkar, Gerindra, Nasdem, PDIP, PKB, PPP, dan berbagai partai yang sudah lebih dulu mencicipi pertarungan. Namun kini, PSI Sulsel memiliki harapan yang baru. Itu bisa terlihat dari animo dan antusias masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Muammar Gandi Rusdi, PSI Sulsel sudah berhasil mencuri perhatian. Padahal jajaran pengurus mereka belum dilantik, tetapi daya tarik begitu kuat kepada mereka.

Pelantikan rencananya akan berlangsung hari ini, Rabu, 28 Januari, di Hotel Claro Makassar. Setelah itu, agenda akan dilanjutkan dengan rangkaian yang lain, termasuk rapat kerja nasional (Rakernas) yang akan berlangsung hingga 31 Januari mendatang.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep juga telah tiba di Makassar pada, Selasa, 27 Januari 2026, siang. Dia langsung disambut jajaran pengurus DPW PSI Sulsel. Kaesang dijadwalkan hadir dalam seluruh rangkaian kegiatan mulai hari ini hingga 31 Januari nanti.

Gandi mengungkapkan, Kaesang kagum sekaligus terkejut dengan antusias kader dan simpatisan PSI Sulsel. Sepanjang perjalanan dari bandara menuju Hotel Claro Makassar, ratusan mobil berbalut branding PSI, lengkap dengan atribut dan kaos PSI Sulsel, beriringan mengawal kedatangan Kaesang.

“Mas Kaesang sampai bilang, ‘Wah, luar biasa Sulsel’. Bahkan beliau cukup kaget karena sambutannya begitu meriah,” ujar Muammar.

Dia juga menyampaikan, antusias tersebut murni lahir dari semangat dan inisiatif kader dan masyarakat. Pihaknya tidak mampu membendung gelombang dukungan yang datang secara sukarela.

“Kami tidak bisa menahan animo masyarakat. Saking antusiasnya menyambut pelantikan, Rakorwil, dan Rakernas, banyak warga secara sukarela melakukan branding mobil dan sudah berkumpul di Makassar sejak hari ini,” jelasnya.

Memang benar, akhir-akhir ini PSI banyak menjadi perbincangan publik. Terlebih lagi, setelah loyalis mantan Ketua Nasdem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), banyak yang merapat ke Partai Gajah, termasuk putranya Muammar Gandi yang saat ini memimpin PSI Sulsel.

Selain Gandi, sejumlah eks kader Nasdem juga turut merapat. Seperti Indira Mulyasari Paramastuti, hingga mantan Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Syamsir. (irm-wid/zuk)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BEI Ungkap Pasar Modal RI Berisiko Turun ke Kategori Frontier Market, Setara Vietnam dan Filipina
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Video: Thomas Djiwandono Jamin BI Tetap Independen
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Baru menikah November 2025, Boiyen layangkan gugatan cerai ke suami di PA Tigaraksa
• 14 jam lalubrilio.net
thumb
Tips Makeup Antiluntur saat Hujan
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Arema FC Harap Joel Vinicius Cepat Adaptasi, Bersiap Hajar Persijap Jepara
• 6 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.