Wamenlu Anis Matta: RI Tak Akan Terlibat Pelucutan Senjata di Gaza

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, namun Indonesia tidak akan terlibat dalam pelucutan senjata di Gaza, Palestina.

“Indonesia juga tidak akan terlibat dalam demiliterisasi dan pelucutan senjata di Gaza,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Anis Matta, dalam keterangan via media sosial yang dibagikan staf pribadinya, Sahal, kepada Kompas.com, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Tanggapi soal Dunia di Ambang Perang, Wamenlu Anis Matta Ungkap Survival Mode dan Diplomasi

Dalam keterangan yang dibagikan via akun TikTok dan Instagram, Anis Matta menjelaskan dia mendampingi Menlu Sugiono memenuhi undangan rapat kerja dengan Komisi I DPR pada Selasa (27/1/2026), topik yang dibahas salah satunya adalah soal Board of Peace.

“Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace tetap berlandaskan amanat konstitusi untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” kata Anis Matta.

Baca juga: Menlu Sebut Uang Iuran Anggota Dewan Perdamaian untuk Rekonstruksi Palestina

Ketua Umum Partai Gelora ini menjelaskan, Indonesia berpeluang berkontribusi menghentikan mewujudkan perdamaian di Gaza lewat Board of Peace.

“Dengan terlibat di Board of Peace, kita berpeluang untuk berkontribusi menghentikan genosida di Gaza, menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memproteksi keamanan warga sipil di Gaza, serta ikut merekonstruksi Gaza,” kata dia.

Baca juga: Kritik Hikmahanto hingga Dino Patti Djalal soal Dewan Perdamaian Trump

Indonesia gabung Board of Peace

Presiden Prabowo menandatangani piagam Board of Peace (BoP) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Lewat legalisasi itu, Indonesia resmi bergabung dalam badan internasional yang diinisiasi Trump itu.

Dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet, dalam mandat utamanya, BoP bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta proses rekonstruksi Gaza.

Selain itu, BoP diarahkan untuk memulihkan tata kelola sipil dan menjamin transisi menuju perdamaian berkelanjutan di wilayah tersebut.

Baca juga: Purbaya soal Iuran Dewan Perdamaian: Saya Pikir Sebagian Besar dari APBN

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Keanggotaan BoP terdiri atas negara-negara yang diundang langsung oleh Chairman, Trump, dengan representasi di tingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujar Prabowo kepada wartawan usai penandatanganan piagam itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ada Wabah Nipah di India, 1.700 Penumpang Diperiksa di Bandara Thailand
• 18 jam laluidntimes.com
thumb
Prabowo Dijadwalkan Melantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026-2030 Siang Ini
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Tinju Dunia: Tyson Fury Resmi Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov, Ini Jadwalnya
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Imbas Skandal Pajak, Sederet Brand Batalkan Kontrak dengan Cha Eun Woo
• 17 jam lalucumicumi.com
thumb
Jam Kiamat Mendekati Tengah Malam, Dunia Diambang Kehancuran
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.