Ikan Lele Vs Ikan Kembung, Mana Lebih Baik untuk Kesehatan?

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ikan kembung. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ikan lele dan ikan kembung sama-sama populer di Indonesia karena harganya terjangkau dan mudah diolah. Namun, dari sisi kandungan gizi dan risiko merkuri, keduanya memiliki perbedaan penting yang perlu diketahui masyarakat.

Dari segi nutrisi, lele merupakan sumber protein yang cukup baik, tetapi kandungan omega-3-nya relatif rendah. Lemaknya cenderung lebih tinggi, dengan komposisi lemak yang kurang ideal jika dikonsumsi terlalu sering.

Baca: Daftar 3 Ikan Paling Sehat & 3 Ikan yang Harus Dibatasi Konsumsinya

Sementara itu, ikan kembung justru dikenal sebagai salah satu ikan laut yang kaya omega-3, nutrisi penting untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak. Kembung juga mengandung vitamin D dan vitamin B12 yang lebih tinggi, sehingga nilai gizinya lebih lengkap.


Perbedaan ini tak lepas dari cara hidup kedua ikan tersebut. Lele hidup di air tawar dan sering berada di dasar perairan. Dalam praktik budidaya yang kurang baik, lele bisa terpapar polutan dari air dan pakan. Karena itu, kadar zat pencemar-termasuk merkuri-pada lele sangat bergantung pada sumbernya. Lele dari kolam bersih relatif aman, tetapi lele dari lingkungan tercemar berisiko membawa zat berbahaya.

Baca: Bukan Nasi! Ini 3 Hal yang Bikin Perut Warga RI Buncit

Sebaliknya, ikan kembung adalah ikan laut berukuran kecil dengan usia hidup pendek dan berada di rantai makanan bawah. Karakter ini membuatnya cenderung memiliki kadar merkuri rendah dan lebih stabil. Inilah alasan mengapa ikan kembung sering direkomendasikan sebagai pilihan ikan laut yang aman untuk dikonsumsi rutin, termasuk bagi anak-anak dan ibu hamil.

Perlu diingat, merkuri tidak bisa dihilangkan dengan cara memasak. Digoreng, direbus, atau dibakar, kandungannya tetap ada. Karena itu, kunci utamanya bukan pada cara mengolah ikan, melainkan memilih jenis ikan yang tepat.

Singkatnya, lele tetap boleh dikonsumsi sebagai sumber protein yang murah dan mudah diakses, asalkan berasal dari budidaya yang bersih dan tidak dikonsumsi berlebihan. Namun jika tujuan utamanya adalah mendapatkan gizi optimal dengan risiko polutan yang lebih rendah, ikan kembung menjadi pilihan yang lebih aman dan menyehatkan untuk konsumsi jangka panjang.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Sasar Usia 20-an, Kosmetik Lokal Andalkan Produk Clean Beauty

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puluhan Kendaraan Disita dari Penggerebekan Gudang di Sidoarjo, Motor hingga Mobil
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Kepala SDN di Situbondo Dibacok, Motif Pelaku Masih Misterius
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Jangan Dipaksa! Ini Strategi Kenalkan Puasa Bertahap untuk Si Kecil
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Danantara Perintahkan Kembangkan Rute KRL Sampai Sukabumi di 2026
• 4 jam lalumerahputih.com
thumb
Waspada Virus Nipah di India, Kemlu Pantau Kondisi WNI: Situasi Masih Terkendali
• 54 menit lalumatamata.com
Berhasil disimpan.