Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, di Kantor Sekretariat Kabinet, pada Rabu, 28 Januari 2026. Keduanya membahas sejumlah isu strategis, terutama di bidang agraria dan tata ruang.
Salah satu yang dibahas adalah sertifikat tanah bagi warga terdampak bencana. Teddy memastikan bahwa pembuatan sertifikat tanah yang hilang atau rusak bagi warga terdampak bencana dilakukan secara cepat dan gratis.
Advertisement
"Pembuatan sertifikat tanah yang hilang atau rusak secara cepat, terdata dan gratis bagi warga terdampak bencana," kata Teddy dikutip dari Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (29/1/2026).
Selain itu, Seskab Teddy dan Menteri ATR membahas soal penertibab Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Keduanya juga membahas masalah perlindungan lahan sawah melalui penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Teddy menegaskan bahwa penggantian lahan masyarakat serta perizinan lahan untuk program strategis pemerintah harus dilakukan dengan tertib dan transparan. Tak hanya itu, dia menyampaikan penggantian lahan jangan sampai merugikan masyarakat.
"Penggantian lahan masyarakat dan perijinan lahan untuk program strategis Pemerintah seperti Sekolah serta koperasi desa merah putih agar tertib, transparan dan jangan sampai merugikan masyarakat," jelas Teddy.




