- Makanan tinggi oksalat
- Makanan Tinggi Garam
- Protein hewani
- Minuman manis
Jakarta, CNBC Indonesia - Batu ginjal bukan cuma soal kurang minum air. Sejumlah makanan harian yang sering dianggap aman-bahkan sehat-ternyata bisa berkontribusi pada pembentukan kristal di ginjal jika dikonsumsi berlebihan atau tanpa keseimbangan nutrisi.
Mengutip WebMD, batu ginjal adalah massa keras mineral dan garam yang terbentuk di ginjal. Kondisi tersebut terbentuk ketika zat tertentu dalam urine seperti kalsium, oksalat, dan asam urat menjadi sangat pekat sehingga mengendap dan membentuk kristal.
Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa pola makan tinggi natrium, gula, dan protein hewani tertentu dapat secara signifikan meningkatkan risiko pembentukan kristal keras di dalam ginjal, atau batu ginjal.
Berikut adalah beberapa kelompok makanan yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi berlebihan:
Makanan tinggi oksalatBanyak tumbuhan mengandung oksalat, jadi sulit untuk menghindarinya sepenuhnya. Tetapi beberapa makanan mengandung oksalat jauh lebih banyak daripada yang lain. Cobalah untuk membatasi:
1. Bayam
2. Rhubarb
3. Almond dan kacang mete
4. Sup miso
5. Bubur jagung
6. Kentang panggang dengan kulit
7. Bit
8. Bubuk kakao
9. Okra
10. Kentang goreng
11. Raspberi
12. Pemanis stevia
13. Ubi jalar
Jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman kaya kalsium secara bersamaan, makanan atau minuman tersebut dapat membantu tubuh Anda mengatasi oksalat tanpa mengubahnya menjadi batu ginjal. Jadi, padukan salad bayam Anda dengan keju rendah lemak. Atau campurkan kacang-kacangan atau beri ke dalam yogurt. Minum susu tidak menyebabkan batu ginjal.
Makanan Tinggi GaramJika Anda mengonsumsi banyak natrium, yang merupakan salah satu bahan dalam garam, hal itu meningkatkan jumlah kalsium dalam urin Anda. Setelah Anda selesai makan, oksalat ekstra akan menempel pada kalsium di ginjal.
Hal itu dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Jadi, batasi makanan kalengan, daging kemasan, makanan cepat saji, dan bumbu dalam diet Anda.
Contoh makanan tinggi garam adalah mie instan, sosis, nugget, hingga cemilan dalam kemasan.
Mengonsumsi terlalu banyak daging merah, unggas, telur, dan kerang memiliki dua dampak. Pertama, membuat tubuh Anda memproduksi lebih banyak asam urat. Kedua, dapat mengurangi kadar sitrat dalam tubuh, suatu zat yang membantu mencegah batu ginjal dan mungkin mencegah batu ginjal yang sudah ada berkembang.
Untuk mendapatkan protein yang cukup, Anda dapat mengganti daging dan unggas dengan:
- Kacang-kacangan, kacang polong kering, lentil, dan kacang tanah
- Susu kedelai, mentega kedelai, dan tahu
- Kacang-kacangan, seperti almond, kenari, dan mete
Minuman manis-teh manis kemasan, soda, minuman energi, kopi botolan-umumnya tinggi fruktosa.
Di dalam tubuh, fruktosa bisa meningkatkan kadar kalsium dan oksalat di urine, menaikkan asam urat, dan membuat urine lebih "pekat."
(hsy/hsy)


