JAKARTA,KOMPAS.TV - Investasi kerap dianggap sebagai jalan cepat untuk menambah penghasilan dan mencapai kebebasan finansial. Namun, ada satu prinsip dasar yang sering diabaikan oleh investor pemula yakni investasi sebaiknya menggunakan uang dingin.
Dilansir laman Pegadaian, uang dingin adalah dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kewajiban jangka pendek, sehingga risikonya tidak mengganggu kondisi keuangan pribadi.
Artinya, uang dingin bukan berasal dari utang, dan tidak diperlukan segera untuk kebutuhan harian, cicilan, atau biaya hidup mendadak.
Berikut beberapa alasan mengapa investasi sebaiknya menggunakan uang dingin.
Baca Juga: 4 Jenis Investasi Jangka Pendek dan Keuntungannya, Cocok untuk Pemula
1. Memberi Ruang terhadap Fluktuasi Investasi
Investasi, terutama pada instrumen seperti saham, reksa dana berisiko, atau properti, memiliki pergerakan nilai yang naik dan turun. Investor tidak perlu panik ketika harga mengalami koreksi sementara.
Dana yang tidak terikat kebutuhan mendesak, membuat investor mampu menunggu pemulihan pasar. Kondisi ini memberi ruang untuk menjalankan strategi investasi jangka menengah hingga panjang secara lebih optimal.
2. Mencegah Tekanan Emosional dan Keputusan Tidak Rasional
Berinvestasi dengan uang kebutuhan sehari-hari kerap memicu tekanan emosional saat pasar bergejolak. Ketakutan akan kehilangan uang bisa mendorong investor mengambil keputusan tergesa-gesa, seperti menjual aset saat harga sedang turun.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Investasi
- Uang dingin
- Alasan Investasi uang dingin
- uang dingin adalah
- kebebasan finansial
- cara investasi

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5207890/original/044419100_1746284199-Ilustrasi_-_Maarten_Paes_copy.jpg)


