Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta kepada Dinas Bina Marga agar jalan-jalan yang berlubang di Jakarta segera diperbaiki untuk jangka pendek sehingga tidak memakan korban.
“Jadi, kemarin saya sudah langsung memerintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk beberapa jalan berlubang ditambal, apa pun itu. Tetapi, memang ini bersifat jangka pendek, sementara,” kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis.
Dia menyebutkan perbaikan jalan berlubang masih belum dapat dilakukan secara permanen karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Jakarta masih mengalami cuaca ekstrem.
“Kalau mau permanen, ya, harus dilakukan, dikeruk dan sebagainya. Kebetulan, nanti hari ini kita rapat khusus tentang penambalan jalan yang ada di Jakarta. Tetapi, saya memang beberapa hari ini sudah izinkan. Sebab kalau tidak, korbannya akan menjadi lebih banyak, termasuk di beberapa tempat,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.383 titik jalan berlubang yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta telah ditangani sejak 11 hingga 21 Januari 2026.
Penanganan tersebut dilakukan oleh Satuan Pelaksana Bina Marga mulai dari tingkat kecamatan, suku dinas, hingga dinas.
“Pendataan terhadap jumlah titik kerusakan jalan masih terus dilakukan dan dapat mengalami pembaruan seiring proses verifikasi di lapangan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny.
Baca juga: Dinas Bina Marga tangani 1.383 titik jalan berlubang di Jakarta
Dia mengatakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bagi pengendara.
Dinas Bina Marga DKI, kata dia, memiliki jaringan Satpel Bina Marga di kecamatan, suku dinas, serta satgas pasukan kuning yang bergerak cepat melakukan pemantauan.
Siti mengatakan setiap temuan jalan yang membutuhkan perbaikan, langsung ditangani agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Lebih lanjut, dia menyebutkan penanganan yang dilakukan saat ini merupakan langkah sementara dan darurat. Penambalan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca yang belum menentu.
Meski demikian, dia memastikan selanjutnya, Dinas Bina Marga DKI melakukan perbaikan permanen dengan menggunakan aspal hotmix ketika cuaca sudah lebih mendukung, sehingga kualitas jalan lebih baik dan tahan lama.
“Penggunaan hotmix efektif untuk perawatan jangka panjang dan diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan kembali akibat cuaca ekstrem,” jelas Siti.
Dia menambahkan penanganan jalan berlubang pascahujan deras itu dilakukan secara menyeluruh di lima kota administrasi DKI Jakarta, yang mencakup jalan lingkungan, jalan provinsi, serta ruas jalan utama.
Baca juga: Jalan berlubang di Jakarta belum bisa diperbaiki saat ini
Baca juga: Perbaikan jalan rusak pascabanjir di Jakbar masih bersifat sementara
“Jadi, kemarin saya sudah langsung memerintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk beberapa jalan berlubang ditambal, apa pun itu. Tetapi, memang ini bersifat jangka pendek, sementara,” kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis.
Dia menyebutkan perbaikan jalan berlubang masih belum dapat dilakukan secara permanen karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Jakarta masih mengalami cuaca ekstrem.
“Kalau mau permanen, ya, harus dilakukan, dikeruk dan sebagainya. Kebetulan, nanti hari ini kita rapat khusus tentang penambalan jalan yang ada di Jakarta. Tetapi, saya memang beberapa hari ini sudah izinkan. Sebab kalau tidak, korbannya akan menjadi lebih banyak, termasuk di beberapa tempat,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.383 titik jalan berlubang yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta telah ditangani sejak 11 hingga 21 Januari 2026.
Penanganan tersebut dilakukan oleh Satuan Pelaksana Bina Marga mulai dari tingkat kecamatan, suku dinas, hingga dinas.
“Pendataan terhadap jumlah titik kerusakan jalan masih terus dilakukan dan dapat mengalami pembaruan seiring proses verifikasi di lapangan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny.
Baca juga: Dinas Bina Marga tangani 1.383 titik jalan berlubang di Jakarta
Dia mengatakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bagi pengendara.
Dinas Bina Marga DKI, kata dia, memiliki jaringan Satpel Bina Marga di kecamatan, suku dinas, serta satgas pasukan kuning yang bergerak cepat melakukan pemantauan.
Siti mengatakan setiap temuan jalan yang membutuhkan perbaikan, langsung ditangani agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Lebih lanjut, dia menyebutkan penanganan yang dilakukan saat ini merupakan langkah sementara dan darurat. Penambalan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca yang belum menentu.
Meski demikian, dia memastikan selanjutnya, Dinas Bina Marga DKI melakukan perbaikan permanen dengan menggunakan aspal hotmix ketika cuaca sudah lebih mendukung, sehingga kualitas jalan lebih baik dan tahan lama.
“Penggunaan hotmix efektif untuk perawatan jangka panjang dan diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan kembali akibat cuaca ekstrem,” jelas Siti.
Dia menambahkan penanganan jalan berlubang pascahujan deras itu dilakukan secara menyeluruh di lima kota administrasi DKI Jakarta, yang mencakup jalan lingkungan, jalan provinsi, serta ruas jalan utama.
Baca juga: Jalan berlubang di Jakarta belum bisa diperbaiki saat ini
Baca juga: Perbaikan jalan rusak pascabanjir di Jakbar masih bersifat sementara





