Bandung, VIVA – Persib Bandung membuat langkah mengejutkan di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 dengan meresmikan eks penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa. Namun, di saat yang sama, manajemen Maung Bandung diterpa isu tak sedap dari Italia mengenai masa depan bek tengah mereka, Federico Barba.
Perekrutan Layvin Kurzawa menjadi langkah strategis manajemen Persib untuk memperkuat kedalaman skuad di putaran kedua. Tak hanya soal reputasi, Kurzawa didatangkan karena fleksibilitasnya yang mampu mengisi posisi bek kiri maupun bek tengah.
Pengalaman Kurzawa di level tertinggi Eropa bersama AS Monaco, PSG, hingga Fulham diharapkan menjadi pembeda, terutama saat Persib berlaga di babak 16 besar AFC Champions League Two. Kehadirannya bahkan sempat memantik perhatian jurnalis transfer kenamaan, Fabrizio Romano, yang menyoroti pergerakan Persib di pasar pemain internasional.
- Instagram @persib
Di tengah proses adaptasi Kurzawa, kabar kurang menyenangkan muncul dari media Italia. Tutto Mercato melaporkan bahwa Federico Barba tengah menjalin komunikasi intens dengan klub Serie B, Pescara.
Laporan tersebut mengeklaim bahwa bek berusia 33 tahun itu tertarik untuk kembali berkarier di negara asalnya.
"Kesepakatan dikabarkan sudah berada pada tahap lanjut. Pescara menjadikannya target utama untuk memperkuat lini belakang mereka," tulis laporan yang bersumber dari Il Corriere dello Sport.
Situasi ini sempat memicu spekulasi mengenai keretakan di lini pertahanan Persib, mengingat peran Barba yang krusial sejak awal musim.
Respon Bojan Hodak: Barba Bertahan Hingga Akhir MusimMenanggapi kabar yang beredar di media Eropa, pelatih Persib, Bojan Hodak, segera memberikan klarifikasi. Pelatih asal Kroasia tersebut memastikan bahwa pemain asuhannya tetap berkomitmen penuh untuk Pangeran Biru.
“Dia (Barba) juga sudah duduk bersama dengan keluarganya dan mencapai kesepakatan, sehingga sekarang dia fokus 100 persen di sini sampai akhir musim,” kata Hodak.
Hodak menambahkan bahwa bertahannya Barba memberikan ketenangan bagi tim pelatih, sehingga mereka tidak perlu lagi melakukan perburuan pemain di sektor pertahanan.
"Ini berita bagus bagi kami. Dia sudah beradaptasi dengan sangat baik di klub dan liga ini. Semua pihak kini merasa tenang," pungkasnya.





