JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan pada saat bulan Ramadan. Hanya saja, skema penyaluran MBG berbeda pada umumnya.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang membahas penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG. Rapat digelar di Jakarta pada Kamis 29 Januari 2026.
Menteri yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan bahwa nantinya siswa yang bersekolah umum dan mayoritas agama muslim penerima MBG akan mendapatkan makanan kering.
Sementara, teruntuk ibu hamil dan balita serta sekolah non muslim akan berjalan seperti biasa.
BACA JUGA:Siap-siap! BGN Bakal Tes Dampak Program MBG ke Siswa, Ukur Tinggi Badan Hingga Kepintaran
BACA JUGA:Anggaran MBG Digugat Mahasiswa Hingga Guru Honorer, Kepala BGN: Kami Fokus Penyelenggara
"Bulan puasa tetap berjalan. Sekolah yang non-muslim berjalan seperti biasa. Ibu hamil dan balita berjalan seperti biasa. Sekolah umum yang (siswanya) muslim, diganti makanannya (menjadi) kering," kata Zulhas.
Zulhas juga menyampaikan bahwa khusus untuk pesantren, waktu distribusi MBG akan disesuaikan dengan kegiatan ibadah, yakni digeser ke sore hari agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
"Pondok pesantren mengganti waktu (makan) jadi sore hari untuk nanti berbuka puasa," ucap Zulhas.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menuturkan bahwa skema pelaksanaan MBG selama Ramadan telah disiapkan secara matang oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh daerah.
BACA JUGA:Kantin Sekolah Bakal Ikut Pasok MBG, Nanik Sudaryati Deyang: Akan Libatkan Pengawas Gizi SPPG
BACA JUGA:Dadan Hindayana: Program MBG Tetap Berjalan di Daerah Mayoritas Non-Muslim Saat Ramadan
Ia memastikan, meskipun makanan diberikan dalam bentuk kering, menu MBG tetap disusun dengan memperhatikan standar kecukupan gizi.
“Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka,” ungkap Dadan.




