Penulis: Kunta Bayu Waskita
TVRINews - Cardiff, Wales
Kabar terbaru menyebutkan Davies telah menjalani operasi lanjutan untuk memulihkan cederanya, yang membuat partisipasinya di Piala Dunia 2026 menjadi sangat diragukan.
Wales menghadapi ancaman serius dalam upaya mereka lolos ke Piala Dunia 2026 setelah bek senior Ben Davies menjalani operasi kedua pada pergelangan kakinya yang patah. Bek Tottenham Hotspur ini menjadi sosok penting untuk The Dragons, tapi kini diperkirakan absen pada pertandingan-pertandingan krusial yang menjadi penentu nasib Timnas Wales.
Davies, yang telah mencatatkan lebih dari 100 penampilan internasional untuk Wales, mengalami cedera saat Tottenham kalah 1-2 dari West Ham United pada 17 Januari 2026.
Pemain berusia 32 tahun ini harus ditandu keluar lapangan pada babak pertama setelah mengalami patah pada pergelangan kaki.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Davies telah menjalani operasi lanjutan untuk memulihkan cedera tersebut. Kondisi itu membuat partisipasinya di play-off Piala Dunia 2026 menjadi sangat diragukan.
“Ini merupakan operasi kedua Davies pada cedera yang sama, sehingga jelas membuat ketersediaannya dalam pertandingan musim panas ini menjadi diragukan,” tulis laporan tersebut dikutip dari Talksport, Kamis (29/1/2026).
Kondisi Davies jelas menjadi pukulan besar bagi pelatih Wales, Craig Bellamy, yang harus memimpin timnya melewati dua pertandingan play-off Piala Dunia 2026 pada bulan Maret nanti.
Wales akan menghadapi Bosnia-Herzegovina di Cardiff pada tanggal 26 Maret 2026. Pemenangnya akan menghadapi Irlandia Utara atau Italia lima hari kemudian dalam laga final.
Bellamy sebelumnya menggambarkan Ben Davies sebagai salah satu pemain andalan yang dimilikinya. Sang pelatih bahkan menyebut Davies sebagai pemain terbaik dalam skuadnya, yang menjadi sebuah indikasi betapa pentingnya peran sang bek dalam struktur timnas.
Ancaman kehilangan Davies tetap menjadi sorotan utama menjelang rangkaian pertandingan penting bagi Wales, baik di play-off maupun kemungkinan besar di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko jika mereka lolos. Ketidakhadirannya bukan sekadar kehilangan bek utama, tetapi juga pengalaman dan kepemimpinan di tim yang sangat membutuhkan stabilitas pada fase penentu.
Masa Depan Davies di Tottenham Ikut Terancam
Pada level klub, cedera Davies juga mengangkat pertanyaan seputar masa depannya di Tottenham. Kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini, dan absennya dalam waktu panjang membuat posisinya makin tidak pasti.
Tottenham pun dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Liverpool untuk mendatangkan bek kiri Andy Robertson, yang bisa menjadi opsi baru di posisi Davies.
Krisis cedera di Tottenham makin parah ketika Davies menambah daftar panjang pemain yang absen. Pelatih Tottenham, Thomas Frank, mengakui tantangan besar yang dihadapi timnya.
“Saya akan mengatakan bahwa tidak berlebihan untuk mengatakan kami tidak memiliki banyak pemain. Para pemain yang kami miliki dalam skuad perlu kami pertahankan agar memiliki cukup pemain untuk tampil," ujar Frank.
Ia juga menyinggung kekurangan opsi yang mereka miliki dan dampaknya terhadap performa tim. “Dalam pertandingan melawan Borussia Dortmund, ketika kami tidak memiliki banyak pemain tersedia, sulit untuk mengubah jalannya pertandingan atau untuk menjaga kebugaran pemain.”
Meski demikian, ada sedikit kabar positif dari Tottenham. Gelandang Yves Bissouma kembali fit dan siap bermain serta jelas akan tetap di klub meskipun sempat ada spekulasi transfer.
“Bissouma adalah pemain Tottenham. Hal yang kami fokuskan hanyalah apakah dia bisa bermain secepat mungkin,” kata Frank.
Editor: Kunta Bayu Waskita



