Sekretariat PAC, salah satu ormas di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan menjadi markas perjudian dan dikelola oleh ketuanya inisial FS bersama dengan istrinya, EH. Omzet perjudian itu mencapai jutaan rupiah per hari.
Ada empat pelaku yang ditangkap, yakni MH (19) selaku bandar dan kasir, DH (29) sebagai penjaga gerbang, serta dua pemain berinisial HS (29) dan A (57). Sementara itu, ada dua pelaku yang masih diburu, yakni FS dan istrinya, EH.
"Omset per hari saja itu bisa ratusan ribu bahkan sampai jutaan. Kami masih melihat itu baru satu mesin, kami akan melihat ada mesin lainnya yang dalam proses perbaikan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, dilansir detikSumut, Kamis (29/1/2026).
Calvijn menyebut berdasarkan pengakuan para pelaku, perjudian itu sudah beroperasi selama 3 bulan. Namun, sejauh ini pihak kepolisian masih menyelidikinya.
"Hasil keterangan para tersangka dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan, sampai saat ini didapati setidaknya ada tiga bulan mereka telah beroperasi. Namun demikian, penyidik masih mendalami keterangan-keterangan lain," jelasnya.
Calvijn menyebut akses masuk ke lokasi perjudian itu tidak bisa sembarangan. Orang yang bisa masuk ke lokasi itu harus mengucapkan sandi khusus, yakni nama penjaga lokasi tersebut.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/ygs)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/1466615/original/86c6cdec6808ff553efc49410d28ea9cnaldo-Jadi-Pemain-Terbaik-FIFA-2016-AP-3.jpg)