Bukan Pengawet, Eksperimen Ungkap Alasan Burger McD Lebih Tahan Lama

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Don Gorske orang pelahap burger terbanyak. (Dok. guinnessworldrecords)

Jakarta, CNBC Indonesia - Daging burger yang digunakan oleh restoran cepat saji seperti McDonald's punya keunikan dibanding daging biasa karena mampu tahan lebih lama sebelum membusuk. Ternyata, ada beberapa faktor yang menyebabkan daging fast food lebih awet.

J. Kenji Lopez-Alt, seorang koki dan pengelola blog Serious Eats, sempat memaparkan hasil eksperimennya dengan daging McD untuk mencari penyebab daging tersebut lebih awet.

Ia punya lima hipotesis, yang semuanya berhubungan dengan cara menghambat pertumbuhan jamur pada makanan. Hipotesis pertama adalah penggunaan bahan pengawet di dalam daging dan roti burger. Kemudian, kandungan garam yang tinggi serta kelembaban yang sangat rendah. Lalu, daging yang diproses tanpa kontak dengan organisme lainnya. Terakhir, tidak adanya udara dalam proses disiapkannya burger.


Dua hipotesis terakhir dinyatakan mustahil karena tidak mungkin burger disiapkan dalam kondisi steril dan kedap udara. McD juga telah menegaskan bahwa daging burger mereka seluruhnya terbuat dari daging sapi sehingga tidak ada bahan pengawet untuk mencegah munculnya jamur.

Pilihan Redaksi
  • Ekosistem AI RI Makin Nyata, Model AI Buatan Lokal Bisa 5 Bahasa
  • Abon Ikan Sapu-sapu Ciliwung Kandungan Proteinnya di Atas SNI
  • Jam Kiamat Mendekati Tengah Malam, Dunia Diambang Kehancuran

Untuk memastikan daging McDonald's sama dengan daging lainnya, Lopez-Alt mencoba menggunakan kombinasi roti dan daging McD dengan roti dan daging buatannya. Beberapa daging burger ditambahkan garam, beberapa tidak. Ia juga mencoba beberapa cara pengemasan. Tangannya tidak pernah menyentuh langsung bahan baku burger, dan proses pembuatannya dilakukan di ruangan terbuka.

Tiga pekan kemudian, burger McDonald's belum membusuk, begitu juga dengan burger buatannya sendiri. Daging burger yang dibuat tanpa garam tidak tampak jauh berbeda dengan daging garam ekstra. Artinya, garam bukan faktor penentu keawetan daging burger.

Kunci utamanya, menurut IFL Science, sepertinya adalah tingkat kelembaban. Tiap burger massanya berkurang seperempat dalam sepekan. Hal ini mengindikasikan proses mengering.

Tanpa kelembaban, jamur tak bisa tumbuh. Daging McDonald's yang tipis dengan area permukaan luas lebih cepat mengering sebelum proses pembusukan dimulai. Prinsip yang sama digunakan dalam pembuatan dendeng. Oleh karena itu, burger McDonald's membusuk dalam sepekan jika dibungkus dengan kantong plastik.

Dalam sebuah video di Buzzfeed ditampilkan beberapa daging burger dalam kontainer kedap udara dari restoran yang berbeda membusuk dengan waktu yang berbeda. Dalam 30 hari, tampak bahwa burger McD tampak paling tak berubah dibanding burger dari restoran lain.

IFL Science memperkirakan perbedaan itu timbul karena perbedaan bahan baku yang menyebabkan proses lembab yang berbeda. Kemungkinan lain adalah tiap burger memiliki perbedaan waktu "mengering." Awetnya burger McD tidak berarti burger lainnya "lebih alami."

Namun, bukan berarti McD adalah restoran sehat. Mayoritas makanan di McD memiliki kandungan garam lebih tinggi dari setengah rekomendasi konsumsi harian dari WHO. Minuman yang dijual di McD juga melampaui rekomendasi WHO 25 gram gula per hari.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Registrasi SIM Card Diperketat, Bos Operator Selular Bilang Ini

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Panggil Eks Menag Yaqut Cholil Hari Ini, Dalami Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Roy Suryo & Damai Hari Lubis Buka Suara soal Saling Lapor Penuduh Ijazah Jokowi ke Polisi | ROSI
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
PBNU Terima Permohonan Maaf Gus Yahya, Status Ketua Umum Dipulihkan
• 8 jam laludetik.com
thumb
Tangis Ressa Anak Denada Pecah di Hadapan Denny Sumargo, Kisah Asal-usulnya Kini Disorot
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Perbaiki Masalah Indikator BBM, Suzuki Recall 148 Unit Grand Vitara
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.