Prabowo Segera Groundbreaking 141.000 Rumah Subsidi

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto membahas percepatan pembangunan perumahan bersubsidi yang segera memasuki tahap groundbreaking dalam pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di kediaman Presiden di Hambalang, Kamis (29/1/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah telah merampungkan seluruh persiapan awal pembangunan proyek perumahan bersubsidi skala besar yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

“Rencana groundbreaking sebanyak 141.000 unit rumah bersubsidi telah rampung dan siap dilaksanakan,” kata Teddy melalui keterangan pers di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (29/1/2026).

Salah satu lokasi utama pembangunan berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi, dengan lahan seluas 30 hektare yang telah dilakukan land clearing untuk pembangunan rumah susun bersubsidi.

“Telah dilaksanakan land clearing lahan seluas 30 hektare untuk pembangunan rumah susun bersubsidi di Cikarang,” ujarnya.

Proyek ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan nasional. Selain mendorong sektor konstruksi, pembangunan perumahan bersubsidi tersebut diperkirakan menyerap sekitar 80.000 tenaga kerja dari berbagai sektor pendukung.

Baca Juga

  • Pengembang Usul Harga Rumah Subsidi Naik, Fahri Hamzah Bilang Begini
  • Penyaluran Rumah Subsidi Hanya 82,95% Sepanjang 2025, Ini Kendalanya
  • Pengembang Ungkap Potensi Suplai Rumah Subsidi Terhambat, Ini Faktornya

“Dengan adanya pembangunan tersebut, diperkirakan akan menyerap sekitar 80.000 tenaga kerja dan mempercepat perputaran rantai perekonomian,” tutur Teddy.

Dari sisi tata kota, hunian bersubsidi ini dirancang berada di kawasan strategis yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi serta memiliki akses yang memadai terhadap fasilitas publik.

“Lokasi hunian sangat dekat dengan perkotaan dan akses fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, perkantoran, pabrik, serta jalan besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan Presiden Prabowo menempatkan pembangunan perumahan rakyat sebagai bagian dari strategi pemulihan dan penguatan ekonomi nasional, sekaligus upaya memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian yang layak dan terjangkau.

“Presiden menginginkan pembangunan rumah bersubsidi ini berjalan cepat dengan pemangkasan perizinan serta biaya administrasi agar dampaknya terhadap ekonomi bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun
• 3 jam lalumatamata.com
thumb
30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Rampung Mei, Waktu Operasional Belum Pasti
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
PLN Mengajar Hadir di SMAN 1 Probolinggo, Tanamkan Literasi Kelistrikan dan Motivasi Meraih Mimpi
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Potret Aksi teman kumparan Padel Club Main Bareng Edisi kumparan 9th Anniversary
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Walkot Ungkap Penyebab Mesin Pompa Air di Bekasi Meledak saat Banjir
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.