Tetapkan Garda Revolusi Iran Organisasi Teroris, Teheran: Uni Eropa Salah Strategi

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Teheran, VIVA – Uni Eropa menetapkan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris, sebuah langkah yang disebut sebagai keputusan politik yang telah lama dinantikan, menurut Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. 

Diketahui, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan para menteri luar negeri UE sepakat memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa.

Baca Juga :
Ketegangan AS-Iran Memanas, Komisi I DPR Minta Kemlu Siaga Lindungi WNI
Menlu AS: Ganti Rezim di Iran Lebih Rumit dari Venezuela

"Saya menyambut kesepakatan politik mengenai sanksi baru terhadap rezim Iran yang mematikan serta penetapan IRGC sebagai organisasi teroris. Langkah ini sudah lama tertunda," tulis von der Leyen melalui platform X, Kamis, 29 Januari 2026

Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen
Photo :
  • Ceps.eu

Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi tambahan terhadap 15 pejabat keamanan dan peradilan Iran, termasuk komandan IRGC dan perwira polisi senior, sebagai bagian dari respons atas pelanggaran hak asasi manusia.

Dengan langkah terbaru itu, pembekuan aset dan larangan perjalanan kini berlaku terhadap total 247 individu dan 50 entitas di Iran, sebut pernyataan resmi Uni Eropa.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan para menteri luar negeri UE sepakat memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa.

Namun, Teheran menilai negara-negara Uni Eropa melakukan "kesalahan strategis besar" dengan menetapkan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris.

"Eropa justru sibuk mengipasi api. Setelah mengejar mekanisme snapback atas dorongan AS, kini mereka kembali membuat kesalahan strategis besar dengan melabeli militer nasional kami sebagai ‘organisasi teroris’," tulis Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi,di X.

Iran dilanda gelombang protes pada akhir Desember 2025 akibat kekhawatiran inflasi yang meningkat menyusul melemahnya nilai tukar rial, dengan sejumlah aksi berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan serta dilaporkan menimbulkan korban. 

Baca Juga :
Malaysia Dihajar Iran 1-4 di Laga Perdana Piala Asia Futsal 2026, Harimau Malaya Langsung Terpojok
Trump Pertimbangkan Serang Iran Pasca Gagal Berunding soal Program Nuklir
Apa yang Akan Terjadi Jika AS Serang Iran? Mungkinkah Perang Dunia III Pecah?

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3 Doa Pilihan Hari Jumat Mustajab: Arab, Latin, dan Waktu Terbaik Mengamalkannya
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Cilacap Gempar, Mayat Balita Perempuan Ditemukan dalam Karung Dekat Rumah
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Berita Foto Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia 5 - 3 Kirgizstan
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Rapat Pleno PBNU Tetapkan Muktamar ke-35 NU Digelar Setelah Lebaran Haji
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
BEI Segera Tunjuk Plt Dirut Usai Iman Rachman Mengundurkan Diri
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.