Modal Rp200 Ribu Cuan Rp5 Juta, Ujungnya Habis Rp800 Juta

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Acara Judi Pasti Rugi: Perjalanna Lintas Nusantara Berantas Judi Online, di Jakarta, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Judi online terus mengancam masyarakat Indonesia. Aktivitas itu bahkan dilakukan oleh semua kalangan usia termasuk anak sekolah.

Salah satu mantan penjudi bernama Erwin mengaku mulai berjudi saat masih di bangku SMA tahun 2017. Judi yang ada saat itu berbeda dengan skor, seperti judi bola hingga togel.

Awal perkenalannya dengan dunia tersebut adalah saat kawannya meminjam uang untuk deposit. Penasaran dengan aktivitas itu, akhirnya Erwin tertarik dan menawarkan deposit dibayarkan keduanya.


Jika mereka menang, uang hasil judi itu akan dibagi dua. Ternyata dari modal Rp 200 ribu, keduanya bisa mendapatkan Rp 5 juta.

Pilihan Redaksi
  • Waspada Terjebak Judol Gara-gara Scrolling Media Sosial
  • Transaksi Judol 2025 Rp286 T, Lebih Besar dari Perputaran Dana Korupsi

"Iya, dan sialnya ya seperti orang-orang pada umumnya di deposit pertama pasti menang. Menanglah kami berdua ini. Saya masih ingat deposit 200 ribu menang 5 juta," kata pria asal Sumbawa Barat itu dalam acara Judi Pasti Rugi: Perjalanan Lintas Nusantara Berantas Judi Online, di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Kemenangan besar saat itu membuatnya merasa uang bisa didapatkan dengan mudah. Ternyata dirinya malah terjerumus jauh lebih dalam ke dunia judi online hingga 8 tahun.

Selama itu, dia mencari cara untuk bisa mendapatkan uang. Dari berbohong ke orang tua dengan meminta uang untuk keperluan sekolah, termasuk saat kuliah yang ditanggung beasiswa.

"Bahkan kalau untuk handphone, sepeda motor itu hal yang biasa untuk saya jual gitu," ucapnya.

Kuliahnya yang sebenarnya bisa selesai 3,5 tahun akhirnya diulur karena jeratan judi online. Kecanduannya berjudi juga terus berlanjut hingga dia bekerja di pertambangan, jumlah pendapatan yang tinggi digunakannya untuk berjudi.

"Iya, karena kalau ditotal-total ya saya 8 tahun, 2 tahun terakhir aja tuh bisa menghabiskan sekitar 800 juta untuk usia saya yang 24 tahun waktu itu," kata Erwin.

Sejak 2-3 tahun lalu, Erwin mengaku mencoba berhenti. Namun diakuinya benar-benar sulit karena tetap ingin menang dan berharap bisa mengembalikan kekalahan yang didapatkan sebelumnya.

Kemudian 1,5 tahun lalu, dia berhenti dan ikhlas untuk tidak bermain lagi serta mencari kemenangan.

"Jadi ya solusi buat teman-teman juga yang sebenarnya mau bertanya di luar sana ya bagaimana cara berhenti ya ikhlas sebenarnya. Saya jujur 2-3 tahun terakhir susah untuk berhenti itu karena masih ada ambisi untuk mengembalikan kekalahan ini," kata Erwin.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Brand Manager Gopay, Irwan Ari Wibowo mengatakan banyak kisah yang terungkap terkait judi online dari kampanye Judi Pasti Rugi ini. Termasuk pesan yang masuk ke dalam media sosial tim.

Salah satu yang diceritakannya seseorang yang hampir mengakhiri hidupnya karena kehilangan semuanya. Termasuk aset dan keluarga yang juga pergi meninggalkannya.

"Jadi banyak sekali sih titik terendah. Dan sayangnya itu Mereka itu sadarnya pada saat sudah kehilangan semuanya itu tuh," ujar Irwan.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Komdigi Ungkap Cloudfare Jadi Bekingan Judol

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kadiv Humas: Loyalitas Polri di Bawah Presiden Harga Mati untuk Pembangunan Bangsa
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
Bolehkah Menyuntikkan Obat di Lengan Saat Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya dalam Islam Menurut Ulama
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengenal Hyrox, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Functional Fitness
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Emosional, Chiki Fawzi Ungkap Kronologi Dirinya Dicopot Jadi Petugas Haji
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Pisah Chelsea karena Diasingkan, Raheem Sterling Bilang 7 Klub Besar Berebut Mengontraknya
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.