LONJAKAN harga emas fisik Antam yang menembus rekor Rp3.168.000 per gram pada Jumat (30/1/2026) membuat banyak investor ritel "maju mundur". Tingginya modal awal dan selisih harga jual-beli (spread) yang lebar memaksa pelaku pasar melirik alternatif lain: Emas Kripto (Tokenized Gold).
Aset digital seperti PAX Gold (PAXG) atau Tether Gold (XAUT) yang dipatok 1:1 dengan emas fisik murni kini menjadi opsi populer bagi generasi milenial dan Gen Z. Namun, manakah yang lebih menguntungkan untuk strategi investasi tahun 2026? Berikut bedah perbandingannya:
1. Selisih Harga (Spread): Kripto Menang TelakKelemahan utama emas fisik adalah spread. Jika Anda membeli Antam hari ini di Rp3.168.000 dan langsung menjualnya (buyback) di Rp2.860.000, Anda langsung rugi sekitar 9-10% di muka. Anda butuh kenaikan harga minimal 10% hanya untuk balik modal (break even point).
Sebaliknya, Emas Kripto di bursa pertukaran (exchange) global maupun lokal memiliki spread yang sangat tipis, biasanya di bawah 0,5% - 1%. Artinya, jika harga emas dunia naik sedikit saja, pemegang token emas sudah bisa mencetak profit hijau (realized profit).
2. Likuiditas & Jam Perdagangan- Emas Fisik: Terbatas jam operasional toko atau butik (09.00 - 15.00 WIB). Proses penjualan butuh fisik barang dan verifikasi keaslian.
- Emas Kripto: Pasar buka 24 jam/7 hari non-stop. Anda bisa menjual aset saat terjadi lonjakan harga di tengah malam atau saat pasar Amerika dibuka, tanpa harus keluar rumah.
Meski unggul dalam fleksibilitas, Emas Kripto memiliki risiko teknis. Jika platform pertukaran (exchange) bangkrut atau dompet digital diretas, aset bisa hilang. Berbeda dengan emas fisik; selama barang ada di tangan atau brankas pribadi, kekayaan Anda aman dari risiko kegagalan sistem perbankan atau internet (counterparty risk).
Pilih Emas Fisik untuk dana darurat, warisan, dan tabungan jangka panjang (>5 tahun).
Pilih Emas Kripto untuk trading jangka pendek, diversifikasi portofolio, dan memanfaatkan volatilitas harga harian.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487984/original/018202700_1769689375-Persik_Kediri_Vs_Bali_United.jpg__1_.jpeg)
