Mantan Menag Yaqut Diperiksa KPK terkait Korupsi Kuota Haji Hari Ini

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas diperiksa KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Jumat (30/1/2026). Pemanggilan terhadap Yaqut kali ini dalam statusnya sebagai saksi atas tersangka lain dalam korupsi kuota haji 2024.

"Benar, hari ini Jumat (30/1), KPK menjadwalkan pemanggilan kepada Saudara YCQ (Yaqut Cholil Qoumas), Menteri Agama 2020-2024 dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2023-2024," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada awak media, Jumat (30/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Mantan Menteri Agama Diperiksa KPK

KPK tengah intensif memanggil pihak-pihak terkait kasus tersebut seperti mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex (IAA) untuk diperiksa sebagai tersangka.

Usai diperiksa, KPK memutuskan belum menahan yang bersangkutan. Padahal yang bersangkutan sudah diperiksa sebanyak dua kali.

KPK menjelaskan, alasan belum ditahannya Gus Alex bergantung pada kewenangan penyidik. Budi mengatakan penyidik masih melengkapi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait potensi kerugian negara dalam korupsi haji sebagai bagian dari pembuktian penetapan tersangka.

“(Alasannya) masih melengkapi pemeriksaan terkait penghitungan kerugian negara oleh BPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan kemarin.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
• 8 jam lalumerahputih.com
thumb
Wakil Gubernur Sulsel Soroti Efektivitas Fungsi Intermediasi Bank Pembangunan Daerah
• 23 jam laluterkini.id
thumb
Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI yang Mengundurkan Diri
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga Emas Galri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari ini Masih Melonjak
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kisah mantan pemain judol: Rugi Rp800 juta hingga memutuskan berhenti
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.