Cirebon: PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC) memperkuat ketahanan layanan kesehatan di wilayah Pantura Jawa Barat melalui pembangunan Gedung Rawat Inap IHC RS Pelabuhan Cirebon. Berada di jalur nasional dengan tingkat mobilitas tinggi, penguatan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi IHC dalam memastikan ketersediaan layanan rawat inap yang memadai bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Selasa, 20 Januari 2026. Serta dihadiri Wali Kota Cirebon Effendi Edo, jajaran pemerintah daerah, serta manajemen IHC dan PT RS Pelabuhan.
Penguatan infrastruktur layanan kesehatan ini dilakukan seiring meningkatnya tekanan layanan rawat inap di wilayah Pantura. Sepanjang 2025, tingkat hunian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) RS Pelabuhan Cirebon tercatat mencapai 81,51 persen. Kondisi tersebut menggambarkan tingginya kebutuhan layanan rawat inap, serta penguatan kapasitas rumah sakit di kawasan strategis seperti Cirebon.
Direktur Utama IHC, Lukman Ma'ruf, mengatakan pembangunan gedung rawat inap ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang IHC dalam memperkuat kapasitas rumah sakit di wilayah dengan pertumbuhan kebutuhan kesehatan yang tinggi.
"Pembangunan Gedung Rawat Inap IHC RS Pelabuhan Cirebon kami tempatkan sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan layanan kesehatan di wilayah Pantura. Tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan standar keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan agar rumah sakit mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Lukman, dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Januari 2026.
Baca Juga :
Pertamina Usul Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg, 10 Tabung per BulanIHC bangun Gedung Rawat Inap IHC RS Pelabuhan Cirebon. Foto: dok Pertamina Bina Media IHC.
Bantu mengurangi beban rumah sakit rujukan pemerintah di Kota Cirebon
Gedung rawat inap baru ini dirancang sebagai bangunan tiga lantai yang menghadirkan fasilitas mencakup berbagai kelas perawatan, mulai dari Suite, VIP, Kelas 1, hingga Kelas 3. Penambahan kapasitas difokuskan pada Kelas 1 dan Kelas 3 untuk memperluas akses layanan serta mengurangi antrean rawat inap di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Secara bertahap, kapasitas layanan rawat inap IHC RS Pelabuhan Cirebon akan diperkuat melalui penambahan gedung rawat inap baru dengan kapasitas 123 tempat tidur. Pada tahap awal operasional, jumlah tempat tidur rumah sakit akan meningkat dari 129 tempat tidur existing menjadi 150 tempat tidur, dengan target tingkat hunian sekitar 70 persen. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat memperkuat daya tampung layanan rumah sakit dalam mendukung sistem rujukan regional di wilayah Pantura Jawa Barat.
Selain peningkatan kapasitas, pembangunan ini juga mendukung penguatan layanan unggulan IHC RS Pelabuhan Cirebon. Rumah sakit ini akan mengembangkan layanan rehabilitasi dan layanan kardiovaskular sebagai respons terhadap kebutuhan layanan penyakit kronis yang terus meningkat di wilayah Pantura. Ke depan, IHC RS Pelabuhan Cirebon juga direncanakan berkembang menjadi rumah sakit pendidikan, dengan pengembangan layanan rehabilitasi sebagai Center of Excellence (CoE) serta layanan spesialistik jantung yang diawali dengan Layanan Gagal Jantung Terpadu.
Penguatan layanan IHC RS Pelabuhan Cirebon ini turut mendukung program pemerintah dalam pemerataan layanan kesehatan nasional. Dengan bertambahnya kapasitas dan kualitas layanan rawat inap, rumah sakit ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban rumah sakit rujukan pemerintah di Kota Cirebon dan sekitarnya yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas, khususnya pada layanan rawat inap kelas 3.
Dari sisi perencanaan, gedung rawat inap IHC RS Pelabuhan Cirebon dirancang dengan mengusung konsep green hospital dan disesuaikan dengan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Konsep tersebut menekankan aspek keselamatan pasien, kenyamanan layanan, serta prinsip ramah lingkungan sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Gedung Rawat Inap RS Pelabuhan Cirebon ditargetkan rampung pada Oktober 2026 dan mulai melayani pasien pada Desember 2026. Dengan lokasi strategis di jalur nasional Pantura serta dukungan fasilitas kesehatan dan dokter spesialis yang lengkap, RS Pelabuhan Cirebon diproyeksikan semakin memperkuat perannya sebagai pusat rujukan layanan kesehatan di wilayah Jawa Barat bagian timur dalam jaringan rumah sakit IHC.



