Musim Hujan Rawan Terkena Campak, Kenali Gejala dan Penanganannya pada Anak

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Musim hujan menjadi salah satu periode yang perlu diwaspadai oleh orang tua karena berbagai penyakit infeksi lebih mudah menyebar, salah satunya adalah campak.

Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus measles (morbilli) dan dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa, terutama mereka yang belum pernah terinfeksi atau belum mendapatkan imunisasi.

Gejala Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Melansir dari YouTube Mayapada Hospital, dr. Marlyn Cecilia Malonda, Sp.A, menjelaskan, pada anak yang terinfeksi campak, biasanya akan muncul gejala awal yang disebut sebagai gejala prodromal.

Gejala ini meliputi demam tinggi, batuk, pilek, serta koriza atau peradangan pada saluran pernapasan atas.

"Kemudian pada anak yang lebih besar atau pada orang dewasa biasanya mengeluhkan dengan adanya nyeri pada persendian," ujar dr. Marlyn.

Setelah demam tinggi berlangsung selama sekitar 2 hingga 5 hari, akan muncul ruam kemerahan pada kulit yang dikenal sebagai ruam makulopapular.

Ruam ini umumnya bermula dari area kepala atau belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, tubuh, tangan, hingga kaki.

Komplikasi pada Campak

Saat ruam muncul, anak biasanya masih mengalami demam tinggi dan batuk pilek yang cukup berat.

Batuk pilek yang menyertai campak juga tidak boleh dianggap sepele, karena dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti bronkopneumonia.

Selain itu, pada anak yang mengalami campak, dokter juga kerap melakukan pemeriksaan telinga. Pasalnya, infeksi campak sering disertai dengan peradangan pada gendang telinga atau otitis media.

Komplikasi lain yang perlu diwaspadai adalah kejang akibat demam tinggi. Kondisi ini berbahaya karena dikhawatirkan virus campak dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak.

Oleh karena itu, dr. Marlyn menyarankan, jika anak mengalami demam tinggi disertai kejang, orangtua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan.

Selain itu, orangtua juga diimbau untuk kembali memeriksa buku imunisasi anak dan memastikan anak telah mendapatkan vaksin campak, vaksin campak rubella (MR), atau vaksin campak, rubella, dan gondongan (MMR).

Jika anak belum pernah mendapatkan vaksin tersebut, sangat dianjurkan untuk segera mendatangi rumah sakit atau klinik terdekat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bank Mandiri Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Pameran Wewangian Perfume Pop Market 2026
• 45 detik laluidxchannel.com
thumb
Kementerian ESDM Siapkan Evaluasi Lengkap Pascapencabutan Izin Tambang Martabe oleh Satgas PKH
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Media Belanda Bawa Kabar Baik, Selain Maarten Paes, Ajax Amsterdam Buka Peluang Rekrut Bek Kiri Timnas Indonesia
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Intip Kesiapan Mudik 2026! Strategi Pengamanan Jalur dan Skema Diskon Tarif Transportasi
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Tak Takut Thailand atau Vietnam! Firman Ardiansyah Siap Tempur di Perempat Final Piala Asia Futsal 2026
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.