Jakarta, ERANASIONAL.COM – Menjadi idol global dengan popularitas mendunia membuat kehidupan pribadi nyaris tak pernah luput dari sorotan. Hal inilah yang dirasakan oleh Rosé BLACKPINK, yang baru-baru ini membagikan kisah tak biasa tentang upaya ekstrem yang pernah ia lakukan demi menjaga privasi hubungan asmaranya.
Dalam wawancara bersama Alex Cooper di podcast Call Her Daddy yang tayang pada Kamis, 28 Januari 2026, Rosé mengungkap bahwa ia pernah menyamar sebagai nenek-nenek setiap kali mengunjungi rumah mantan kekasihnya. Cara tersebut dilakukan agar dirinya tidak dikenali oleh warga sekitar maupun awak media yang kerap mengintai kehidupan pribadinya.
Pengakuan itu disampaikan Rosé saat membahas betapa sulitnya menjalani hubungan romantis sebagai figur publik, terutama dengan tingkat ketenaran yang sangat tinggi seperti yang ia alami bersama BLACKPINK.
Rosé menceritakan bahwa hubungan tersebut berlangsung sekitar enam bulan. Selama itu pula, ia dan sang mantan harus ekstra waspada dalam setiap pertemuan. Pergi ke tempat umum hampir mustahil dilakukan tanpa risiko tertangkap kamera atau menjadi bahan pemberitaan.
“Kami benar-benar nggak bisa pergi ke mana-mana seperti pasangan biasa,” ungkap Rosé.
Situasi itulah yang akhirnya mendorong Rosé mencari cara agar tetap bisa bertemu tanpa menarik perhatian. Dari situlah ide penyamaran ekstrem tersebut muncul.
Menariknya, penyamaran itu tidak dilakukan secara asal-asalan. Rosé mengaku melakukan observasi mendetail terhadap gaya berpakaian perempuan lanjut usia yang ia temui di jalan.
“Aku beli wig, wig hitam keriting pendek. Terus aku perhatikan ibu-ibu lanjut usia di jalan, mereka pakai rok seperti apa, sepatunya apa, tasnya apa. Aku pelajarin semuanya, lalu aku pesan dan aku pakai itu,” cerita Rosé.
Tak hanya pakaian, ia juga berusaha meniru keseluruhan tampilan agar terlihat meyakinkan. Dari pemilihan rok panjang, sepatu yang sederhana, hingga tas yang biasa digunakan nenek-nenek, semua diperhatikan dengan serius.
Rosé menjelaskan bahwa penyamaran itu dilakukan setiap kali ia berkunjung ke rumah sang mantan kekasih. Penampilan tersebut menjadi semacam “tameng” agar ia tidak mudah dikenali oleh tetangga atau orang-orang di sekitar.
“Aku pergi ke rumahnya dengan penampilan seperti itu karena kami nggak bisa ke mana-mana. Jadi ya aku harus jaga-jaga kalau ada yang melihat,” ujarnya.
Cerita ini menggambarkan betapa ketatnya ruang gerak seorang idol kelas dunia dalam menjalani kehidupan pribadi yang normal.
Karena terlalu sering menyamar, Rosé bahkan mengaku sempat menyediakan satu area khusus di rumahnya untuk menyimpan koleksi pakaian nenek-nenek tersebut. Ia menyebut dirinya cukup berlebihan saat itu karena terlalu serius menjaga penyamaran.
“Dulu di rumahku ada satu bagian khusus buat baju nenek,” kata Rosé sambil tertawa.
Ia menambahkan bahwa dirinya sempat “kalap” berbelanja, terutama rok panjang bermotif bunga yang menurutnya sangat efektif untuk menutupi penampilan.
“Aku pesan banyak banget rok panjang warna biru muda bermotif bunga. Buat nutupin semuanya,” ungkapnya.
Namun, setelah hubungan tersebut berakhir, koleksi pakaian itu pun tidak lagi disimpan. Area khusus tersebut kini sudah kosong dan tinggal menjadi kenangan unik dalam hidupnya.
Upaya menjaga privasi ternyata tidak hanya dilakukan oleh Rosé. Ia menyebut sang mantan kekasih juga ikut menyesuaikan penampilan saat berkunjung ke rumahnya, meskipun tidak seekstrem dirinya.
“Kayaknya dia juga bergaya kayak kakek-kakek,” ujar Rosé.
Meski demikian, Rosé mengaku level penyamaran mereka berbeda. Jika sang mantan hanya mengubah gaya berpakaian, ia sendiri merasa perlu melakukan penyamaran total.
“Kalau aku benar-benar butuh wig. Bahkan sampai meniru cara jalan mereka,” ucapnya.
Kisah ini disampaikan Rosé dengan nada santai dan penuh tawa. Namun di balik ceritanya, tersirat realitas pahit yang harus dihadapi seorang idol global: kehilangan privasi dalam kehidupan pribadi, termasuk urusan asmara.
Cerita tersebut sekaligus membuka sisi manusiawi Rosé, yang meski hidup dalam gemerlap popularitas, tetap ingin merasakan hubungan romantis yang aman dan jauh dari sorotan publik.
Pengakuan Rosé pun menuai beragam reaksi dari penggemar. Banyak yang merasa terhibur dengan kisah unik tersebut, namun tak sedikit pula yang merasa prihatin dengan tekanan yang harus dihadapi seorang bintang besar demi menjaga kehidupan pribadinya.




