Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat (30/1/2026) ditutup menguat usai pasar sempat bergejolak merespons pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melansir IDX Mobile, IHSG ditutup naik 1,18% atau 97,41 poin ke 8.329,61. Indeks komposit sempat menyentuh level 8.167,16 pada perdagangan sesi I. IHSG hari ini bergerak di rentang 8.167,16 sampai 8.408,30.
Pasar sepanjang hari ini mencatat transaksi 55,13 miliar saham senilai Rp41,17 triliun. Kapitalisasi pasar IHSG di akhir perdagangan mencapai Rp15.046 triliun.
Level indeks saat ini terbentuk dari penguatan 576 saham, 205 saham ditutup melemah dan 177 saham tidak berubah.
Sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar penggerak indeks yang ditutup naik antara lain adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang naik 6,29% ke Rp7.600, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 2,78% ke Rp7.400, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 1,58% ke Rp4.490, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,79% ke Rp3.810.
Berikutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ditutup naik 4,10% ke Rp4.820, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BMRS) naik 0,93% ke Rp1.080, saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) naik 0,16% ke Rp15.750, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) naik 5,32% ke Rp99.000, serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 4,35% ke Rp3.600.
Baca Juga
- Upaya Pemulihan Kepercayaan Investor Bisa Picu Perbaikan IHSG
- Bos BEI Mundur usai IHSG Anjlok, Menku Purbaya: Itu Bentuk Tanggung Jawab
- Upaya Selamatkan IHSG, Prabowo Naikkan Limit Investasi Dapen dan Asuransi
Adapun, IHSG hari ini ditutup menguat setelah dua hari perdagangan sebelumnya secara beruntun mengakhiri pasar dengan koreksi, bahkan mengalami halt trading. Pada level saat ini, IHSG masih mencerminkan koreksi 6,94% dalam sepekan terakhir, atau 3,67% dalam sebulan terakhir.
Hari ini, pasar diwarnai dengan sentimen pengunduran Dirut BEI Iman Rachman. Dalam pertemuan bersama awak media di pressroom Kantor BEI, Jakarta sekitar pukul 08.30 WIB, Iman mengumumkan pengunduran diri dari kursi jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar saham yang tertekan dua hari terakhir.
"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik saya ingin menyampaikan statement, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," kata Iman.
Dia berharap, pengunduran dirinya sebagai Dirut BEI dapat memberikan dampak positif terhadap pasar modal Tanah Air. Hal itu dilakukan dalam bentuk tanggung jawabnya terhadap kondisi pasar modal yang belakangan tengah tertekan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


