Purbaya Soal Bos BEI Mundur: Kesalahannya Fatal, Waktunya Serok!

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pengunduran diri Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman seharusnya memberikan sinyal positif kepada investor pasar saham. 

Iman telah mengundurkan diri dari jabatannya usai pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sehingga mengalami trading halt dua hari berturut-turut. 

Menurut Purbaya, pengunduran diri pimpinan otoritas bursa itu akan mengirimkan sinyal positif di pasar modal maupun sektor riil bahwa pemerintah menangani berbagai masalah dengan cepat dan sungguh-sungguh. 

"Jadi yang tadinya ragu-ragu mestinya akan lebih yakin bahwa arah ke depan adalah lebih baik. Jadi mereka akan investasi di pasar modal maupun di sektor riil, di FDI [Foreign Direct Investment]. Ini positif kalau orang yang ngerti. Buy, serok-serok," ujarnya sambil berkelakar kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Menurut Purbaya juga, pengunduran diri Iman Rachman juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap permasalahan di bursa efek. Sebab, BEI dinilai tidak menindaklanjuti masukan dari MSCI. 

Dia menilai itu merupakan kesalahan fatal yang dilakukan oleh BEI. Apalagi, pengumuman MSCI itu turut memengaruhi penilaian lembaga pemeringkat lainnya seperti Goldman Sachs dan UBS terhadap pasar modal Tanah Air.

Baca Juga

  • Tak Berhenti di Bea Cukai, Purbaya Bakal Rotasi 70 Pejabat Pajak!
  • Purbaya Mau Kerek Porsi Investasi Dapen & Asuransi ke 20%, Masuk Saham LQ45
  • Bos BEI Mundur usai IHSG Anjlok, Menku Purbaya: Itu Bentuk Tanggung Jawab

"Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin. Yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dia anggapnya ekonominya nggak stabil," jelasnya. 

Iman Rachman, yang menjabat sebagai orang nomor satu di BEI sejak Juni 2022, memutuskan mundur tepat setelah IHSG dihantam badai aksi jual besar-besaran. Sentimen negatif tersebut dipicu oleh keputusan MSCI yang menangguhkan rebalancing saham asal Indonesia akibat isu transparansi struktur kepemilikan.

Meskipun kondisi pasar mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pada sesi perdagangan Jumat, Iman memilih untuk tetap meletakkan jabatannya. 

Dia berharap keputusannya itu dapat menjaga kredibilitas institusi dan memulihkan kepercayaan investor terhadap integritas pasar modal Indonesia. 

"Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari Dirut BEI. Saya berharap ini yang terbaik bagi pasar modal,” pungkas Iman pagi ini, Jumat (30/1/2026). 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Angkat tema alam, mahasiswa Papua wakili KTI di ajang menari nasional
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Bungkam Kirgistan, Timnas Futsal lolos ke perempat final Piala Asia
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Hakikat Keberanian Sejati
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Jumlah Pengungsi Pascabencana Sumatera Terus Menurun, Tersisa 111.788 Orang
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Yoo Seonhoo dan Shin Eun Soo Resmi Dikonfirmasi Berpacaran
• 22 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.