- TNI AL mengonfirmasi insiden *crash landing* pesawat latih Bonanza G36 terjadi di Bandara Juanda saat latihan rutin.
- Faktor cuaca buruk seperti *down draft* mendadak menjadi penyebab utama gangguan stabilitas pesawat saat mendarat.
- Kedua awak pesawat, instruktur dan siswa, dilaporkan selamat dan pesawat hanya mengalami kerusakan minor.
Suara.com - TNI Angkatan Laut akhirnya angkat bicara terkait insiden pesawat latih Beechcraft Bonanza G36 yang dikabarkan mengalami crash landing di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Insiden tersebut dipastikan terjadi saat pesawat menjalani latihan penerbangan rutin, dan seluruh awak dinyatakan selamat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menegaskan, pesawat latih Bonanza G36 itu diawaki oleh seorang Instruktur Penerbang dan seorang Siswa Penerbang.
“Pesawat sedang melaksanakan kegiatan latihan penerbangan rutin dan kedua awak pesawat dalam keadaan selamat,” kata Tunggul saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (30/1/2026).
Menurut Tunggul, insiden terjadi saat pesawat berada dalam fase pendaratan (landing) di Bandara Juanda. Faktor cuaca disebut menjadi penyebab utama pesawat mengalami gangguan stabilitas hingga berujung crash landing.
“Insiden ini murni disebabkan oleh faktor cuaca, di mana pesawat terkena aliran udara ke bawah (down draft) secara mendadak serta perubahan arah angin yang tiba-tiba, sehingga mempengaruhi stabilitas pesawat saat akan mendarat,” ujarnya.
Meski demikian, Tunggul memastikan dampak insiden tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Kerusakan yang dialami pesawat pun disebut bersifat minor.
“Hanya mengakibatkan kerusakan ringan pada pesawat,” tegasnya.
Sebelumnya, redaksi Suara.com melaporkan adanya kabar kecelakaan pesawat Bonanza milik TNI AL di runway 28 Bandara Internasional Juanda.
Baca Juga: Surabaya Samator Optimistis Kalahkan Garuda Jaya di Laga Terakhir Putaran Pertama Proliga 2026
Informasi awal menyebutkan pesawat dengan registrasi T2507 mengalami insiden saat menjalani penerbangan latihan dengan rute WARR–WARR, hingga sempat mengakibatkan landasan pacu terhalang badan pesawat.
Saat itu, kronologi kejadian dan kondisi awak pesawat masih belum diketahui secara pasti, dan redaksi tengah berupaya melakukan konfirmasi ke Mabes TNI AL. Dengan pernyataan resmi Kadispenal ini, TNI AL menegaskan bahwa insiden tersebut telah tertangani, awak pesawat selamat, dan situasi di Bandara Juanda telah kembali terkendali.



