Anak 15 Tahun di Cianjur Sodomi 10 Anak SD-SMP, Modusnya Korban Diberi Burung Merpati

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Cianjur, VIVA – Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, meringkus pelaku sodomi anak di bawah umur MRR (15) warga Kecamatan Sukaluyu yang melakukan aksi bejat-nya terhadap 10 orang anak yang selama ini cukup mengenal pelaku. 

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Kamis, mengatakan aksi bejat pelaku terungkap setelah salah seorang korban melaporkan sakit di bagian pantatnya saat buang air besar pada orang tuanya.

Baca Juga :
Fakta Mencengangkan Guru Wali Kelas SDN di Serpong Lecehkan Muridnya: Korban Capai 25 Orang!
Anak Influencer Diduga Jadi Korban Bullying dan Pelecehan Seksual di SMP Negeri Jakarta Timur

"Orang tua korban melaporkan pelaku yang masih satu kampung dan cukup dikenal anak-anak ke polisi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang masih berusia remaja itu," katanya.

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak - Foto Dok Istimewa
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)

Di hadapan petugas, pelaku mengakui sudah melakukan aksi bejat-nya sejak enam bulan terakhir dengan mengiming-iming korban mulai dari memberi burung merpati dan mengajari burung merpati mereka agar lebih jinak. 

Bahkan pelaku mengancam setiap korban jika tidak melayani perbuatan menyimpangnya, dimana jumlah korban mencapai 10 orang yang duduk di bangku SD dan SMP, dimana aksi bejat-nya dilakukan berkali-kali terhadap sejumlah korban.

"Korban terdiri dari 3 anak perempuan dan 7 anak laki-laki, rata-rata masih duduk di bangku sekolah SD dan SMP, bahkan pelaku masih berstatus pelajar SMP," katanya.

Tersangka anak berkonflik dengan hukum itu, dijerat Pasal 76D dan 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 6 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dan atau Pasal 415 huruf b atau Pasal 473 Ayat 3 huruf a Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP.

Tersangka terancam pidana penjara paling lama 12 tahun, dimana saat ini pihaknya masih mengembangkan kasusnya karena diduga masih ada korban lain, sehingga pihaknya meminta keluarga segera membuat laporan resmi.

"Tercatat beberapa orang dari korban merupakan anak perempuan, sehingga pelaku selain melakukan sodomi termasuk melakukan pelecehan bahkan menyetubuhi korbannya," kata Yurikho. (Ant)

Baca Juga :
Dugaan Pelecehan Guncang SDN di Serpong, Guru Wali Kelas Ditangkap Buntut Lecehkan Belasan Muridnya
Detik-detik Pelaku Masturbasi Kepergok di Dalam Bus TransJakarta
Lecehkan Bocah 11 Tahun di Kalideres, Modus Pedagang Takoyaki Ini Buat Geleng-geleng

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tembok Runtuh Akibat Hujan Deras di Bogor, Seorang Lansia Tewas
• 10 jam laluidntimes.com
thumb
Pemerintah Rogoh Rp13 Triliun Buat Insentif Lebaran 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhaj Pulangkan 13 Petugas Haji 2026, Sakit hingga Tak Disiplin
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
Hasil Drawing Liga Champions 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
39 RT dan 3 Ruas Jalan Masih Tergenang usai Hujan Deras, Ini Daftarnya
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.