JAKARTA, KOMPAS.com - Lurah Kampung Melayu, Badrudin, memastikan banjir di wilayahnya berangsur surut pada Jumat (30/1/2026).
Meski demikian, sejumlah titik masih tergenang dan warga tetap mengungsi di lokasi sementara.
"Seperti banjir di Tanah Rendah sudah bersngsur surut tapi masih sekitar 60 sentimeter," Kata Badrudin saat ditemui, Jumat.
Ia menambahkan, pihak kelurahan telah mengevakuasi sejumlah warga ke lokasi pengungsian sementara setelah tempat tinggal mereka terendam banjir.
Baca juga: Pemprov Akui Banjir di Jakarta Tak Terhindarkan, Fokus Minimalisir Dampak ke Warga
"Alhamdulilah sudah mengungsi ke Masjid Jami dan sebagian ada di SDN 01 dan 02," katanya.
Badrudin menjelaakan bahwa total warga yang mengungsi sekitar 100 kepala keluarga (KK) atau sekitar 297 jiwa.
Sebelumnya, banjir setinggi 210 sentimeter kembali merendam Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ketinggian air nyaris menyentuh atap rumah warga. Sejumlah rumah tak lagi bisa diakses dengan berjalan kaki.
Baca juga: Embung Kebagusan Rp 62 M Mulai Dibangun, Ada Jogging Track dan Mini Soccer
Petugas kepolisian bersama warga tampak melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir menggunakan perahu karet.
Selain itu, warga juga memasang tali tambang untuk memudahkan akses berenang menuju lokasi pengungsian.
Adapun lokasi pengungsian berada di SD Kampung Melayu 01. Sekolah tersebut sementara diliburkan karena digunakan sebagai tempat evakuasi warga terdampak banjir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang