Jelang Ramadan 2026, Pedagang: Harga Beras-Cabai Cs Meroket meski Stok Aman

bisnis.com
21 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Harga sejumlah pangan strategis seperti beras, cabai, bawang hingga daging mulai menunjukkan tren kenaikan menjelang Ramadan 2026, meski pasokan masih dalam kondisi aman.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan pola kenaikan harga menjelang Ramadan 2026 sejatinya tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau perbandingannya tahun lalu, sebenarnya polanya sama ya. Menjelang Ramadan itu pasti akan ada kenaikan. Tahun lalu juga sama,” kata Abdullah kepada Bisnis, Jumat (30/1/2026).

Menurut Abdullah, hampir seluruh komoditas pangan cenderung mengalami kenaikan harga. Namun, dia menegaskan bahwa lonjakan tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan barang di pasar.

“Hampir semuanya cenderung naik. Tapi perlu saya garisbawahi bahwa stok aman ya. Tidak ada kekurangan. Itu penting sehingga tidak akan ada kepanikan. Panic buying itu tidak akan terjadi,” ujarnya.

Menurut Abdullah, fluktuasi harga pangan saat ini banyak dipengaruhi oleh faktor cuaca, terutama tingginya curah hujan yang berdampak pada produksi dan distribusi.

Baca Juga

  • Harga Pangan Hari Ini 30 Januari: Harga Telur, Cabai & Beras Kompak Turun
  • Wilayah Indonesia Timur Alami Disparitas Harga Pangan Tertinggi Jelang Ramadan
  • Kemendag Waswas Dampak Cuaca Ekstrem ke Distribusi & Harga Pangan

Dia menjelaskan pada periode musim hujan dengan curah hujan yang tinggi, terutama ketika terjadi banjir di sejumlah wilayah, pasokan kerap terdampak sehingga berpengaruh terhadap pergerakan harga di pasar.

Adapun menjelang Ramadan, pedagang berharap adanya perbaikan daya beli masyarakat agar kenaikan harga tidak menekan omzet penjualan.

“Untuk daya beli pasti ada efek, karena sebenarnya yang perlu kami push saat ini adalah kenaikan daya beli, itu yang paling penting,” ujarnya.

Cabai hingga Bawang Melonjak

Berdasarkan catatan Ikappi per 30 Januari 2025, komoditas hortikultura menjadi penyumbang kenaikan harga paling signifikan.

Harga cabai rawit, misalnya, melonjak dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram. Cabai merah keriting naik dari Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, sementara cabai merah besar meningkat dari Rp65.000 menjadi Rp85.000 per kilogram.

Sama halnya dengan bawang yang harganya juga ikut terdongkrak. Bawang merah naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, sedangkan bawang putih melonjak cukup tajam dari Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Kemudian, harga beras terpantau naik lebih moderat. Beras premium meningkat dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, sementara beras medium naik dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein, ayam potong naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, ayam kampung dari Rp45.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, dan harga daging sapi bergerak dari Rp110.000 menjadi Rp120.000 per kilogram.

Di sisi lain, telur ayam justru mengalami penurunan dari Rp32.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.

Selanjutnya, gula naik dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah menjadi Rp22.000 per liter dari sebelumnya Rp20.000 per liter, sedangkan harga minyak goreng rakyat Minyakita dibanderol Rp18.000 per liter dari semula Rp17.000 per liter.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jerome Kurnia rindu sang ayah di hari peluncuran album Ricecooker
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Proses Hukum Masih Bergulir, Ammar Zoni Minta Diizinkan untuk Bertemu Keluarga
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Pelatih Persis Janjikan Penampilan Permainan Baru Saat Hadapi Persib
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ada Genangan, Transjakarta Berlakukan Pengalihan 3 Rute Layanan Pagi Ini
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir di Kampung Melayu Belum Juga Surut, Ratusan Warga Dievakuasi
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.