IHSG Anjlok Jadi Atensi Polri

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

DIREKTORAT Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri akan mendalami indikasi pidana terkait ‘saham gorengan’ usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok.

"Pasti (akan mendalami). Saat ini pun penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan atas beberapa perkara serupa," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak di Jakarta, Jumat (30/1).

Ia menyebut salah satu kasus serupa yang telah ditangani Dittipideksus Bareskrim Polri adalah penyidikan terhadap Direktur PT Multi Makmur Lemindo Junaedi dan mantan Kanit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan tercatat 2 Divisi PP1 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Mugi Bayu.

Baca juga : Bareskrim Dalami Dugaan Pidana Isu 'Saham Gorengan' Penyebabk IHSG Anjlok, Ini Faktanya

Kasus tersebut, kata dia, kini telah inkrah dan keduanya terbukti melanggar ketentuan Pasal 104 juncto Pasal 90 huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan putusan masing masing pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda Rp2 miliar.

Sebelumnya, IHSG BEI pada Rabu (28/1) ditutup melemah seiring reaksi emosional dan aksi panic selling pelaku pasar pasca-pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait dengan proses review dan rebalancing saham-saham di Indonesia.

IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35% ke posisi 8.320,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penurunan IHSG dipicu oleh penilaian MSCI terkait isu transparansi pasar saham Indonesia dan rendahnya tingkat floating sejumlah emiten. Laporan tersebut dianggap telah membuka praktik manipulasi harga saham.

Baca juga : BEI Siap All Out Tindak Lanjuti Keputusan MSCI

"Ini hanya syok sesaat. Jadi pasti perusahaan-perusahaan itu akan bisa memenuhi syarat MSCI dan akan bisa masuk ke indeksnya MSCI maupun ya saham yang boleh diinvestasi oleh perusahaan-perusahaan asing global gitu," ujar Purbaya.

Adapun pada Jumat sore, IHSG BEI ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18% ke posisi 8.329,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52% ke posisi 833,53. (Ant/P-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istana Buka Suara soal Mundurnya Iman Rachman dari Dirut BEI
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Alasan Mahendra Mundur dari OJK: Bentuk Tanggung Jawab Moral
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Lewat Aquaponik, Mahasiswa Dorong Pertanian Inovatif di Maros
• 5 jam laluharianfajar
thumb
IHSG Pelan-pelan Bangkit, Airlangga: Alhamdulillah!
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Update Harga Emas Antam Ini, Turun Rp48.000 per Gram
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.