Amazon Gelontorkan Ratusan Triliun ke Perusahaan AI saat PHK 16.000 Karyawan, Mantap Gantikan Manusia dengan Robot?

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan efisiensi, keputusan investasi di sektor AI justru semakin agresif. Salah satu langkah paling mencolok ini datang dari Amazon, yang dikabarkan tengah menyiapkan investasi bernilai puluhan miliar dolar AS ke OpenAI. 

Langkah ini menjadi sorotan karena terjadi bersamaan dengan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar di internal perusahaan.

Baca Juga :
Amazon Kembali PHK Massal 16.000 Karyawan di Seluruh Dunia, Mayoritas Terdampak di AS
PHK Besar-besaran Hantam Perusahaan Global, Amazon hingga Nestlé Pangkas Puluhan Ribu Karyawan

Melansir dari laporan CNBC, Jumat, 30 Januari 2026, Amazon disebut sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi hingga US$50 miliar atau sekitar Rp835 triliun ke OpenAI. Nilai ini berpotensi menjadikannya salah satu suntikan dana terbesar dalam sejarah industri AI. 

Pembahasan dilaporkan melibatkan langsung CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Amazon Andy Jassy, dengan kesepakatan yang masih bisa berubah sebelum final. Tak hanya itu, OpenAI juga dikabarkan menjajaki pendanaan dari investor lain, sehingga total putaran pendanaan bisa mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.670 triliun. 

Jika terealisasi, posisi OpenAI sebagai salah satu perusahaan AI dengan dukungan modal terbesar di dunia akan semakin kuat. Menariknya, rencana investasi jumbo ini muncul di saat Amazon juga melakukan efisiensi besar melalui PHK sekitar 16.000 karyawan korporat.

Amazon sebelumnya juga memperkirakan belanja modal bisa mencapai US$125 miliar atau sekitar Rp2.088 triliun pada 2026. Dana ini difokuskan pada pembangunan pusat data, infrastruktur komputasi AI, serta pengembangan chip AI internal. 

Prusahaan sebenarnya sudah lebih dulu menanamkan miliaran dolar pada Anthropic, pesaing OpenAI. Tetapi, investasi di OpenAI juga berpotensi diiringi kerja sama teknologi, termasuk penggunaan layanan cloud Amazon Web Services serta kemungkinan pemanfaatan chip AI buatan Amazon.

Baca Juga :
Ogah Kerja Bareng Gen Z, Generasi Boomers Pilih Pensiun Lebih Cepat
Amazon PHK 16.000 Karyawan, Persaingan AI Makin Sengit!
Bos Palantir Sebut Lulusan Vokasi Jadi Rebutan di Era AI saat Tingkat Pengangguran Terus Naik

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Hogi, Suami yang Kejar Jambret Malah Jadi Tersangka, Resmi Dihentikan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Pengemudi Ditemukan Tewas dalam Mobil di Tol Japek, Diduga Meninggal sejak Kamis Siang
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Pasar Petani Garuda Mulai Beroperasi, Bupati Bogor Dorong Ketahanan Pangan Daerah
• 21 jam laludisway.id
thumb
Jokowi Ungkap Pembicaraan Khusus dengan Presiden Prabowo, Bahas Kondisi Ekonomi Nasional
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Whip Pink di TKP Lula Lahfah Kosong, Puslabfor Toksikologi Bareskrim Polri Beberkan Kandungannya
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.