Terungkapnya Perampokan yang Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Aksi perampokan dengan kekerasan yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis (29/1). Perampokan ini mengakibatkan seorang bocah berusia 5 tahun tewas di lokasi kejadian dan ibunya mengalami luka serius akibat diserang pelaku.

Beberapa jam setelah peristiwa, polisi berhasil menangkap pelaku yang sempat melarikan diri ke luar daerah.

Berikut rangkumannya.

Perampokan Sadis di Boyolali: Bocah 5 Tahun Tewas, Ibunya Luka Parah

Peristiwa perampokan terjadi pada Kamis (29/1) sekitar pukul 15.45 WIB di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, di mana seorang bocah berusia lima tahun tewas akibat aksi pencurian dengan kekerasan, sementara sang ibu, Daryanti (29), mengalami luka serius dan dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Karanggede AKP Suramto Widodo mengatakan, “Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, sekitar pukul 15.45 WIB,” ucap Suramto.

Korban tewas berinisial AO (5). Sementara ibu korban bernama Daryanti (29) mengalami sejumlah luka bacok dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jumlah korban ada dua orang. Ibu dirawat di rumah sakit, sedangkan anaknya meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Suramto.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Perampokan Berdarah Boyolali: Polisi Tangkap Pelaku yang Lari ke Kudus

Kurang dari 24 jam setelah peristiwa perampokan berdarah di Boyolali, Polres Boyolali bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah berhasil menangkap pelaku berinisial A (30) yang sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Kudus.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana menjelaskan bahwa “Kami telah menangkap pelaku pembunuhan di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Pelaku diringkus saat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Kudus,” dalam keterangannya pada Jumat (30/1).

Penangkapan itu dilakukan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, dan pelaku kini dibawa ke Boyolali untuk pemeriksaan lanjutan dan pengembangan penyidikan kasus perampokan tersebut.

Indra menegaskan tidak ada hubungan keluarga antara pelaku dan para korban. Menurutnya, pelaku beraksi seorang diri.

“Tidak ada hubungan keluarga antara korban dan pelaku. Untuk motif dan detail lainnya masih kami dalami,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istri Kedua almarhum Kusnadi Blak-blakan Soal Bagi-bagi Dana Hibah di Jatim, Jumlahnya Mencapai Rp 120 Miliar
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Korupsi Kuota Haji, KPK Minta PIHK Tak Takut Kembalikan Duit
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tekanan IHSG Diproyeksi Masih Berlanjut pada Pekan Depan
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengusaha Hotel RI Tak Habis Pikir, Akomodasi Ilegal Makin Menjamur
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perampokan Modus Pecah Kaca Mobil di Situbondo, Uang Rp 140 Juta Raib
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.