Grid.ID - Inilah 7 tradisi Imlek yang diyakini mendatangkan hoki di Tahun Baru China. Mulai dari Membersihkan rumah sampai memberikan angpao.
Sebentar lagi, masyarakat Tionghoa akan menyambut Tahun Baru Imlek. Tahun ini, Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.
Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru Cina, merupakan salah satu perayaan paling besar dan penting bagi masyarakat Tionghoa. Momen Imlek menjadi waktu istimewa untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, perayaan Imlek juga sarat dengan berbagai tradisi yang dipercaya mampu menghadirkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kesejahteraan di tahun yang baru.
7 Tradisi Imlek yang Diyakini Membawa Keberuntungan di Tahun Baru
1. Membersihkan Rumah Menjelang Imlek
Sebelum hari perayaan tiba, banyak keluarga Tionghoa melakukan tradisi membersihkan rumah secara menyeluruh. Tujuannya adalah membuang sial, debu, serta energi negatif yang dianggap berasal dari tahun sebelumnya.
Namun, terdapat pantangan untuk membersihkan rumah pada hari pertama Imlek, karena dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan yang baru saja datang.
2. Mengenakan Pakaian Baru
Saat perayaan Imlek, memakai pakaian baru melambangkan awal kehidupan yang baru dan kesempatan baru. Warna merah yang sering mendominasi busana Imlek diyakini sebagai simbol keberuntungan, karena melambangkan kebahagiaan, keberanian, dan semangat hidup.
Pakaian baru juga menjadi simbol harapan agar kehidupan di tahun yang baru menjadi lebih baik dan penuh keberkahan.
3. Membagikan Angpao
Tradisi paling ikonik saat Imlek adalah pemberian angpao, yaitu amplop merah berisi uang. Biasanya angpao diberikan oleh orang yang lebih tua kepada anak-anak atau mereka yang belum menikah.
Meski nominalnya tidak selalu besar, angpao memiliki makna simbolis sebagai doa agar penerimanya memperoleh rezeki, keberuntungan, dan kemakmuran di tahun yang baru.
4. Menyantap Makanan Bermakna Keberuntungan
Hidangan Imlek tidak sekadar makanan, tetapi sarat makna simbolik. Kue keranjang (niangao) dipercaya melambangkan kemajuan dan keberuntungan.
Mie panjang umur menjadi simbol doa untuk umur panjang dan kesehatan. Sementara ikan yang tidak dihabiskan melambangkan rezeki yang terus mengalir dan tidak pernah habis.
5. Menyalakan Petasan dan Kembang Api
Tradisi menyalakan petasan dan kembang api saat Imlek sudah dikenal luas. Suara petasan yang keras dipercaya dapat mengusir roh jahat dan kesialan, sedangkan cahaya kembang api melambangkan harapan agar tahun baru dipenuhi kebahagiaan, keberuntungan, dan keberhasilan.
6. Menghias Rumah dengan Ornamen Merah
Dekorasi bernuansa merah menjadi ciri khas perayaan Imlek. Berbagai ornamen seperti lentera merah, kalender Imlek, hingga gambar ikan koi sering digunakan untuk menghias rumah.
Hiasan-hiasan tersebut dipercaya dapat menarik rezeki, kemakmuran, dan keberuntungan sepanjang tahun.
7. Berdoa di Kuil
Selain beribadah di rumah, banyak keluarga Tionghoa juga mengunjungi kuil untuk memanjatkan doa. Melalui doa-doa tersebut, mereka berharap memperoleh berkah, kesehatan, kelancaran rezeki, serta kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Doa biasanya dipanjatkan untuk kebaikan keluarga, pekerjaan, dan kehidupan secara menyeluruh. (*)
Artikel Asli



